oleh

22 Maret, MK Putuskan Sengketa Pilkada Sumba Barat, Ini Persiapan Polres

Iklan Covid Walikota Kupang

Waikabubak, RNC – Mahkamah Konstitusi (MK) menjadwalkan pembacaan putusan perselisihan hasil pilkada Sumba Barat pada Senin (22/3/2021) mendatang. Polres Sumba Barat pun menyiapkan personel untuk mengamankan situasi di Sumba Barat.

Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K, M.H mengatakan Polres Sumba Barat bersama Kodim 1613/Sumba Barat akan dibantu anggota Dalmas Polres SBD, Brimob SBD dan Brimob Waingapu dalam pengamanan.

Iklan Dimonium Air

Menurut Irwan, pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat di Sumba Barat, baik sebelum maupun sesudah pembacaan putusan di MK hingga pelaksanaan pleno nanti di KPU. Hal ini juga sudah dikoordinasikan dengan pelaksana harian Bupati Sumba Baratm Drs. Daniel B. Pabala, Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat, Drs. Dominggus Ratu Come, Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat, Sri Demu Alemina Br. Bangun dan Komisioner Bawaslu Sumba Barat.

Kapolres juga mengimbau seluruh masyarakat Sumba Barat untuk tetap tenang dan menjaga situasi kondusif. “Juga diharapkan tidak mudah percaya terhadap berita hoax terkait putusan Mahkamah Konstitusi yang dapat saja mengganggu keamanan daerah ini,” kata Irwan, Rabu (17/3/2021).

BACA JUGA: Pasca Putusan MK, Polda NTT Siap Pasukan Amankan Penetapan Bupati-Wabup

Terpisah, pelaksana harian Bupati Sumba Barat, Drs. Daniel B. Pabala juga mengimbau masyarakat untuk menjaga suasana damai dan kondusif menjelang putusan MK. “Mari kita jaga daerah ini tetap aman dan damai karena keamanan di daerah ini tanggungjawab kita bersama,” kata Daniel.

Untuk diketahui, saat ini publik tengah menanti putusan MK terhadap hasil pilkada Sumba Barat. Dalam perkara ini, yang menjadi pemohon adalah pasangan Agustinus Niga Dapawole-Gregorius Pandango sedangkan termohon adalah KPU Sumba Barat. Pihak terkait dalam perkara ini, yakni pasangan Yohanes Dade-John Lado Bora Kaba (John-John).

Dalam pilkada 9 Desember 2020 lalu, ada empat pasangan calon yang bertarung. Sesuai hasil pleno KPU Sumba Barat, pasangan Yohanes Dade-John Lado Bora Kaba (John-John) memperoleh suara terbanyak, yakni 19.534 suara, disusul pasangan Agustinus Niga Dapawole-Gregorius Pandango (Niga-Oris) sebanyak 19.473, pasangan Daniel Billi-Thimotius Tede Raga (Animo) sebanyak 17.932 dan pasangan Marthen Ngailu Toni-Agustinus Bernadus Bora sebanyak 8.374 suara. (rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Saiapun yang menjadi bupati sumba barat adalah pimpinan wilayah untuk semua masyarakat sumba barat. mari kita bergandengan tangan merapatkan barisan agar sumba barat semakin maju dan berkembang dan terbebas dari kemiskinan, kamtibmas terjamin, tidak ada diskriminasi. sumba barat adalah tanah warisan leluhur yang kita harus jaga kelestarian alamnya, adat dan budaya persaudaraan yang harus kita pertahankan

News Feed