oleh

56 KK Korban Badai Seroja di TTS Dapat BTH dari BNPB

Iklan Demokrat

SoE, RNC – Pasca badai siklon tropis Seroja yang menghantam wilayah NTT, termasuk Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), sebanyak 56 KK mendapatkan bantuan tunggu hunian (BTH) dari BNPB.

Hal itu disampaikan oleh Plt. Kepala BPBD Kabupaten TTS, Yerry Nakamnanu kepada RakyatNTT.com via pesan WhatsApp pada Rabu (19/5/2021).

Iklan Dimonium Air

Menurutnya, dana BTH tersebut sudah masuk ke rekening BPBD Kabupaten TTS pada Jumat pekan lalu. Untuk sementara pihak BPBD Kabupaten TTS sedang berkomunikasi dengan pihak provinsi terkait teknis pendistribusiannya.

“(Dana BTH) Ada Rp 84 juta untuk rumah rusak berat,” ujar Yerry.

Dirinya menjelaskan, sebelum dana tersebut disalurkan kepada 56 KK yang datanya telah terverifikasi by name by address itu, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan verifikasi ulang.

“Ada 56 KK yang telah terverifikasi by name by address dengan rincian per KK Rp 500 ribu selama tiga bulan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten TTS, Relygius L. Usfunan menekankan agar penyaluran BTH bagi korban badai siklon tropis Seroja ini tidak tebang pilih.

Ia meminta agar semua data yang telah masuk diproses sesuai kriteria kerusakannya, sehingga semua masyarakat yang terkana dampak bencana bisa memperoleh bantuan sesuai tingkat kerusakan rumahnya.

“Data per desa kan sudah ada di pemerintah kabupaten dan sudah diajukan ke provinsi. Nah ketika realisasi kita harus lihat yang kerusakan berat itu yang diprioritaskan,” ujarnya.

Ia mengatakan, bantuan tunggu hunian ini sangat membantu masyarakat yang rumahnya rusak berat, namun alangkah lebih baik jika pemerintah mempercepat proses pembangunan rumah warga yang rusak berat sehingga mereka bisa nyaman tinggal di rumah sendiri.

“Yang kita harapkan adalah percepat bangun rumah mereka. Sehingga mereka lebih nyaman di rumah sendiri, bergerak lebih bebas,” ungkapnya. (rnc21)

  • 287
    Shares
Baca Juga:  Yayasan Satu Hati NTT dan FP NTT Jabodetabek Berbagi Kasih untuk Korban Bencana Malapedho

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed