oleh

Akhir Tahun, Pensiunan PNS Dapat Rezeki Nomplok, Ini Syarat Pencairannya

Iklan Demokrat

Jakarta, RNC – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan menunjuk bank pelaksana untuk menyalurkan Dana Tabungan Perumahan (Taperum) milik aparatur sipil negara (ASN) pensiun.

“ASN pensiun maupun ahli waris kami harapkan dapat menerima dana tersebut setelah dilakukan pengecekan kebenaran dan keabsahan dari dokumen yang dipersyaratkan. Termasuk juga kebenaran dan keabsahan rekening bank milik ASN pensiun yang bersangkutan,” jelas Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Eko Ariantoro seperti dilansir Antara, Jakarta, Sabtu (28/11/2020).

Iklan Dimonium Air

BP Tapera mengadakan sejumlah webinar untuk menyampaikan hal pencairan Taperum tersebut bagi ASN yang sudah pensiun dan bagaimana status dana bagi yang masih aktif berdinas.

Adapun dokumen-dokumen yang wajib dilengkapi antara lain: KTP, SK Pensiun, dan nomor rekening bank. Sementara itu, untuk ahli waris PNS pensiun memerlukan beberapa persyaratan tambahan, seperti: surat kuasa bermaterai, KTP ahli waris, dan surat keterangan ahli waris. BP Tapera berkomitmen untuk memberikan kemudahan dalam pelaksanaan pengalihan dan pengembalian dana Taperum tersebut.

“Kami sedang menyiapkan infrastruktur pengalihannya dan terus berkoordinasi dengan Kementerian dan Lembaga, juga Pemerintah Daerah tentang skema yang efektif dan efisien,” lanjut Ariantoro.

BACA JUGA: Diberlakukan Bertahap, Ini Skema Perubahan Sistem Gaji PNS

Pemerintah daerah turut dilibatkan sebab sebagian besar ASN ada dan bekerja di daerah dan mendapat penghasilan dari APBD yang bersangkutan.

Ditambahkan oleh Direktur Sistem Perbendaharaan Kementerian Keuangan Agung Yulianta, bahwa Kementerian Keuangan mendukung proses pengalihan dana Taperum ASN tersebut dengan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan.

“Kami menyusun rancangan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) untuk menetapkan dasar perhitungan Simpanan Tapera bagi peserta yang penghasilannya bersumber dari APBN/APBD serta mekanisme pembayarannya ke BP Tapera,” kata Ariantoro.

Eko Ariantoro juga mengatakan BP Tapera saat ini tidak memiliki kantor perwakilan di daerah, sehingga BP Tapera akan mengembangkan layanan digital yang dapat diakses oleh semua peserta dengan mudah, cepat dan transparan.

(*/okz/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Saya nama suyoto pensiun th 2012 bulan Juli Bapertarum hanya terima 1.600 000 hasil pemupukan belum terima bidakakah kami menerimanya data ada di PT Taspen cabang Madiun Jawa timur.

News Feed