oleh

Bangkitkan UMKM, Pemkab Nagekeo Gelar Pelatihan Wirausaha

Nagekeo, RNC – Senin (14/12/2020), Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do membuka kegiatan Pelatihan Pembuatan Mesin Perajang Batang Pisang Tahun 2020 yang diselenggarakan Dinas PMDP3A Kabupaten Nagekeo, bertempat di Gedung Balai Pengembangan TTG, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa.

Pada kesempatan itu, Bupati Johanes Don Bosco Do secara tegas mengingatkan bahwa pelatihan yang berakhir 17 Desember tersebut harus diikuti dengan serius.

“Hari terakhir saya akan datang lihat hasil pelatihannya. Tujuan pelatihan ini adalah lahirnya 20 orang yang mampu membuat mesin perajang batang pisang. Karena itu, harus sampai bisa dan berlanjut setelah pulang dari sini. Ini bukan pelatihan main-main,” kata Bupati Don.

Lebih lanjut, ia menegaskan peserta yang dipilih mengikuti pelatihan ini tidak asal-asalan. Tidak boleh mengambil peserta yang sudah mengikuti pelatihan lain. “Maksudnya supaya tidak lu lagi, lu lagi. Kita harus bisa menilai minat orang. DNA-nya gimana. Kalau ini latihan yang ke-10 terhadap orang yang sama, kita dosa. Artinya dari sisi uang dan waktu, kita buang begitu saja tak ada efeknya,” ujarnya.

BACA JUGA: Yohana Bhibhi, Gadis Penenun yang Jadi Juara Nagekeo Run 10K 2020

Ketua Panitia Pelaksana, Rolin Bere dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat dengan penerapan teknologi tepat guna (TTG) yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Tujuannya untuk tidak merusak lingkungan serta berdampak pada peningkatan ekonomi warga.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan peserta, sekaligus penguatan kelompok masyarakat dan UMKM serta memanfaatkan potensi dan sumber daya alam yang berdampak ekonomi,” kata Rolin.

Diketahui, peserta pelatihan berjumlah 20 orang yang berasal dari 7 kecamatan se-Kabupaten Nagekeo. Materi pelatihan meliputi pembentukan karakter wirausaha serta teori dan praktik perajang batang pisang. Ditetapkan teori 20 persen dan praktik 80 persen. Waktu pelaksanaan yakni tanggal 14-17 Desember 2020, dengan sumber biaya dari APBD Kabupaten Nagekeo melalui Dinas PMDP3A Nagekeo. (rnc15)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed