oleh

Banjir Terjang Dua Desa di Sikka, Jembatan Terputus

Iklan Covid Walikota Kupang

Maumere, RNC – Hujan lebat menguyur wilayah Kabupaten Sikka sore tadi membuat luapan beberapa kali termasuk daerah aliran sungai (DAS) Ria Wajo.

Akibatnya, jembatan gantung atau oleh warga setempat disebut Jembatan Umar hanyut terbawa banjir hingga menyebabkan dua desa terisolir.

Iklan Dimonium Air

Hanyutnya jembatan gantung ini berdampak lumpuhnya aktivitas lalu lintas warga Desa Paga, Kecamatan Paga dan Desa Korobhera, Kecamatan Mego.

Warga dua desa ini terisolasi sejak Minggu petang. Warga dari desa mau menuju ke kota kecamatan tidak bisa melintas akibat jembatan putus dan banjir besar.

Informasi ini disampaikan Staf Caritas Keuskupan Maumere, Yuven Wangge yang dihubungi Minggu (17/1/2021) dilansir dari Sindonews.com.

BACA JUGA: Kabar Duka, Hari Ini 4 Pasien Covid-19 NTT Meninggal Dunia

Yuven Wangge berada DAS Ria Wajo, tepat di lokasi jembatan putus itu untuk memantau situasi pasca jembatan kejadian.

Yuven menjelaskan, luapan DAS Ria Wajo yang merupakan gabungan air dari Kali Bu dan Kali Megi sangat besar. Jembatan sepanjang 60 meter yang selama ini dimanfaatkan warga tiga kampung, yakni Ubamoro, Mba’a Laba, Magetake, dan Wara tidak bisa dilalui sejak Minggu petang.

Yuven menjelaskan jembatan ini dikerjakan tahun lalu dari dana desa. “Jembatan gantung ini selama ini digunakan untuk ojek dan pejalan kaki. Warga tidak bisa menyeberangi lagi setelah jembatan ini putus,” katanya.

Selain jembatan gantung rusak, lanjut Yuven, banjir DAS Ria Wajo, juga merendamkan sawah di sekitar aliaran sungai. “Areal sawah milik para petani setempat, juga terendam air,” katanya.

Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Sikka, M. Daeng Bakir mengonfirmasi terkait jembatan penyeberangan di Paga terbawa banjir dan ada kerusakan sawah.

Tim BPBD Sikka, kata dia, sudah menuju lokasi jembatan putus dan melihat secara dekat terkait dampak banjir tersebut. (*/snd/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed