oleh

Bupati dan Wabup TTU Dilantik, Pdt. Lay Abdi: Jadilah Pemimpin yang Adil

Iklan Covid Walikota Kupang

Kefamenanu, RNC – Menjadi pemimpin yang dicintai semua orang itu sulit, karena itu jadilah pemimpin yang adil bagi semua orang itu sudah cukup.

Demikian sepenggal harapan Ketua Majelis Klasis TTU, Pdt. Lay Abdi Karya Wenyi, M.Si kepada RakyatNTT.com sesaat sebelum pelantikan Bupati terpilih David Juandi dan Wakil Bupati TTU terpilih Eusabius Binsasi di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Jumat (26/2/2021) siang.

Iklan Dimonium Air

Lebih lanjut mantan Ketua Majelis Jemaat GMIT Petra Kefamenanu ini menjelaskan, atas nama GMIT Klasis TTU dirinya mengucapkan selamat dan proficiat kepada Bupati dan wakil bupati terpilih yang telah dilantik. Ada harapan besar dari masyarakat TTU bagi kedua pemimpin terpilih, yakni dapat merealisasikan janji-janji kampanye sebelumnya.

BACA JUGA: Anggota DPRD NTT Ini Minta Bupati Baru Jangan Kecewakan Rakyat

“Tentu dengan dukungan dan doa kita semua. Kami juga berharap pengelolaan pemerintahan yang baru ini juga dilakukan dengan spirit dan cara-cara yang tidak biasa, ada kecepatan, ketepatan dan transparasi yang baik, juga jujur dan amanah dalam melaksanakan tangung jawab pemerintahan dalam keyakinan bahwa jabatan yang diterima hari ini adalah kepercayaan yang dititipkan Tuhan,” ujarnya.

Pdt. Lay Abdi K. Wenyi juga mengatakan terus mendoakan Bupati David Juandi dan Wakil Bupati Eusabius Binsasi senantiasa mampu menjaga kepercayaan masyarakat TTU. “Juga senantiasa diberkati Tuhan untuk menjadi berkat bagi masyarakat di daerah ini melalui program-program kebijakannya. Kami berharap pak Bupati dan pak wakil dapat menggandeng dan mengayomi semua komponen yang ada di daerah ini, untuk bersama-sama membangun TTU yang kita cintai dan diberkati Tuhan,” katanya.

Mantan Vikaris GMIT Imanuel Kefamenanu ini mengharapkan pemerataan pembangunan mesti terjadi di semua wilayah di Kabupaten TTU. “Jangan lagi ada kesan ada daerah yang dianaktirikan dalam hal pembangunan. Semua mesti diperhatikan secara seimbang, sehingga tidak menimbulkan berbagai tafsir yang negatif,” tegasnya. (rnc17)

  • 675
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed