oleh

Daftar di PAN, Ansy Lema Akui Ada Komunikasi dengan Ahmad Yohan Soal Maju Pilgub

Kupang, RNC – Setelah mendaftar di PDI Perjuangan, Sabtu (4/5/2024), Yohanes Fransiskus Lema menyambangi Rumah PAN untuk menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon gubernur NTT periode 2024-2029.

Dalam sambutannya di hadapan Tim Pilkada DPW PAN NTT, pria yang akrab disapa Ansy Lema itu menegaskan kesiapannya memberi diri, mengabdi serta siap bekerja demi transformasi dan kemajuan masyarakat NTT.

“Saya siap maju sebagai calon Gubernur NTT. Kemudian saya datang ke sini, itu berarti saya siap mengikuti proses dan mekanisme yang ada di PAN. PAN adalah partai pertama di luar PDIP yang saya datangi,” ujar anggota Komisi IV DPR RI itu.

Mantan presenter TVRI itu juga membeberkan alasan mendaftar di PAN. Menurutnya, PDIP adalah rumah kebhinekaan, rumah besar kaum nasional. Sementara PAN adalah partai yang inklusif dan terbuka dengan basisnya adalah kelompok Islam modernis. Dengan demikian akan sangat indah bila ada kebersamaan antara PAN dan PDIP.

“Pak Ahmad Yohan dan teman-teman di sini sudah membuka pintu rumah dan pintu hati buat saya. Mudah-mudahan semua yang kita awali dengan indah ini akan berlanjut dengan sempurna,” ungkapnya.

Sebelum mendaftar ke PAN, Ansy mengaku ada komunikasi antara dia dengan Ahmad Yohan selalu Ketua DPW PAN NTT mengenai Pilkada NTT.

“Pak Ahmad Yohan di Komisi XI. Komunikasi di antara kami sangat baik. Hati dan pikirannya untuk NTT tidak perlu diragukan,” kata Ansy menanggapi pertanyaan media ini seputar komunikasi politik dengan petinggi PAN.

Selain Ahmad Yohan, Ansy mengaku sudah menyampaikan kepada rekan-rekannya di Komisi IV dari Fraksi PAN, perihal kepulangannya ke NTT untuk mendaftar di partai besutan Zulkifli Hasan itu.

Baca Juga:  Pilih Tinggalkan Senayan, Sekjen PDIP: Bukti Totalitas Ansy Lema untuk Rakyat NTT

“Kepada teman-teman PAN di Komisi IV, saya juga sudah pamitan. Saya sampaikan bahwa saya akan ke rumah PAN dan mudah-mudahan kita akan bisa bersama-sama,” sebut mantan presenter TVRI itu.

Sementara Ketua Tim Pilkada DPW PAN NTT, Marthen Lenggu mengaku bangga Ansy Lema bisa ada di tengah keluarga PAN dengan tujuan yang mulia untuk NTT.

“Pak Ansy adalah sosok wakil rakyat yang ideal. NTT membutuhkan orang yang bukan hanya berjuang di gedung DPR kemudian lepas begitu saja, tapi juga turun untuk memastikan bahwa apa yang diperjuangkan itu betul-betul bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

Marthen mengapresiasi keputusan Ansy untuk maju sebagai Cagub NTT. Dia percaya politisi muda dan energik itu bisa menuntaskan pekerjaan-pekerjaan rumah di NTT.

Mengenai proses di internal PAN, Marthen menyebut tahapan pendaftaran adalah tahap paling awal untuk menjaring bakal calon. Selanjutnya berkas pendaftaran dari para bakal calon akan diverifikasi untuk diteruskan ke DPP.

“Sampai saat ini sudah ada empat orang yang mendaftar termasuk pak Ansy. Sebelum keluar rekomendasi partai, nanti DPP akan mengundang para bakal calon untuk menjalani fit dan proper test di sana. Saya yakin semua partai juga menjalankan hal seperti itu,” pungkasnya. (rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *