oleh

Gelombang Pasang di Rote, Dua Unit Bagan Apung Milik Nelayan Hancur

Iklan Covid Walikota Kupang

Ba’a, RNC – Selasa (19/1/2021), hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang melanda Rote Ndao dan sekitarnya pukul 11.15 Wita mengakibatkan dua unit bagan apung milik nelayan di Desa Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao hancur.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rote Ndao, Diksel Haning, kepada RakyatNTT.com menjelaskan, hujan deras yang disertai angin kencang pada Selasa (19/1/2021) mengakibatkan terjadinya gelombang pasang. Gelombang pasang ini menenggelamkan bagan apung para nelayan. Peristiwa ini dilaporkan langsung Sekretaris Desa Batutua sekaligus pemilik salah satu bagan apung.

Iklan Dimonium Air

“Dalam peristiwa ini terdapat dua unit bagan apung milik warga nelayan di Desa Batutua tepatnya di sekitar dermaga wilayah tambatan perahu nelayan hancur total,” ujar Diksel Haning.

BACA JUGA: Angin Puting Beliung Terjang 17 Rumah di Rote Ndao

Diksel mengaku, bagan apung yang tenggelam akibat gelombang pasang tersebut yakni milik Anwar Hasan Kia dan Supriadi Nalle.

“Bencana gelombang pasang yang terjadi tidak menelan korban jiwa, namun kerugian yang dialami mencapai puluhan juta, sebab peralatan yang ada di dalam bagan apung berupa mesin, pukat, genset dan lampu semua ludes tenggelam,” kata Diksel.

Atas kejadian tersebut, Diksel mengaku Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) yang dipimpin langsung dirinya telah turun ke lokasi kejadian guna mendata warga terdampak sekaligus melakukan sosialisasi mitigasi gelombang pasang bagi warga nelayan yang berada di lokasi tersebut. (rnc12)

Baca Juga:  Evaluasi PUPR, BPBD dan Lurah, Jeriko: Harus Jelaskan Kriteria Rumah Rusak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed