oleh

Info Penting: Tata Cara Naik Kapal Penyeberangan saat New Normal

Sabun Herbal Cyrus

Jakarta, RNC – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan membuat petunjuk teknis untuk transportasi sungai, danau, dan penyeberangan selama masa adaptasi kebiasaan baru atau yang sering disebut new normal.

Hal ini dituangkan dalam Surat Edaran (SE) 11 Tahun 2020 Tentang Tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Transportasi Darat Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19.

BACA JUGA: Seperti Apa New Normal di Kapal? Ini Penjelasan PELNI

Dilansir dari detikcom, dalam surat edaran tersebut juga tertulis bahwa petugas pemuatan harus melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan memastikan penggunaan masker terhadap sopir/kondektur maupun penumpang dalam kendaraan dan pejalan kaki sebelum memasuki kapal. Saat di dalam kapal, kondisi seluruh awak kapal haruslah sehat dan menerapkan jaga jarak.

“Bagi penumpang, juga wajib menjaga jarak minimal 1 meter dan harus menggunakan masker. Jadi setiap penumpang harus mematuhi prosedur keselamatan dan kesehatan sesuai arahan dari petugas,” ujar, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi dalam keterangannya, Kamis (11/6/2020).

Selain itu, untuk meminimalisir kontak langsung, penumpang dapat melakukan pembelian tiket secara daring, kecuali untuk penumpang pejalan kaki, penumpang sepeda motor dan penumpang dalam kendaraan dapat melakukan pembelian tiket di pelabuhan untuk wilayah selain zona hijau.

“Kami minta petugas di pelabuhan dan kapal untuk mengenakan masker, sarung tangan, dan face shield sesuai protokol kesehatan, begitu pula dengan penumpang wajib mengenakan masker. Di dalam kapal maupun pelabuhan harus ada informasi dan imbauan terkini tentang Covid-19,” ujarnya.

“Selain itu, kebersihan kapal harus terjaga dan kapal maupun pelabuhan harus disemprot disinfektan secara berkala. Semua peralatan seperti sabun pembersih, air bersih, maupun hand sanitizer juga harus tersedia di tempat yang mudah dijangkau sehingga dapat digunakan sewaktu-waktu,” tambah Budi.

BACA JUGA: Sambut New Normal, Ini Persiapan Bandara El Tari Kupang

Sementara itu, untuk ketentuan kapasitas penumpang pada transportasi sungai, danau, dan penyeberangan pada zona merah hanya dapat beroperasi dengan kapasitas penumpang 50%, zona oranye 60%, zona kuning 75%, dan zona hijau 85%. Pada keempat zona tersebut kapal dan dermaga yang beroperasi akan sesuai jadwal serta tidak ada pembatasan pada kendaraan barang.

(fbn/dtc/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed