oleh

Ini Kisah di Balik Opini WTP yang Diraih Pemkot Kupang

Kupang, RNC – Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore menjadi narasumber dalam sharing session bertajuk “Strategi Pemerintah Kota Kupang Meraih Opini WTP” yang diselenggarakan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (27/11/2020) pagi.

Pada kesempatan itu, sosok yang akrab disapa Jeriko ini mengatakan Pemerintah Kota Kupang berjuang luar biasa untuk mendapatkan opini WTP. Diakuinya selama 24 tahun, laporan keuangan Pemerintah Kota Kupang belum mencapai target untuk mendapat WTP.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada tim auditor, baik pemerintah pusat maupun instansi vertikal dan semua pihak yang sudah memberikan arahan dan bantuan. “Laporan keuangan ini adalah laporan keuangan yang dibuat dengan sungguh-sungguh, jujur dan baik, sehingga dapat menghasilkan hasil yang sangat baik,” ungkapnya.

Menurutnya, pada tahun pertama, pemeriksaan aset kendaraan sebanyak 808 kendaraan dinyatakan hilang. Di samping itu pencatatan-pencatatan aset yang lain dan laporan keuangan yang manual sangat tidak jelas. “Mudah-mudahan apa yang menjadi pengalaman pemerintah Kota Kupang menjadi catatan yang baik dan dapat berguna baik semua, baik peserta rakor maupun masyarakat,” pungkasnya.

BACA JUGA: Raih Opini WTP, Wali Kota Jeriko Terima Penghargaan dari Menteri Keuangan

Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lydia Kurniawati Christyana, M.M, menyampaikan amanah dari Menteri Keuangan RI terkait piagam raihan opini WTP yang sudah dicapai oleh Pemerintah Kota Kupang untuk LKP tahun 2019. Dia berharap kiranya penghargaan ini terus dipertahankan sampai periode-periode selanjutnya.

Ditambahkannya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) diberikan untuk laporan keuangan pemerintah daerah yang disusun oleh Pemerintah Kota kupang sebagai pertanggungjawabannya setiap tahun. Tentu dari sisi pengendalian internal kemudian kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku dan pemenuhan terhadap standar akuntansi pemerintahan yang dilakukan dengan berbagai pencatatan pengelolaan keuangan.

Menurutnya ini merupakan salah satu capaian kinerja di Kanwil DJPB yang sangat berarti dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi NTT. “Akuntabilitas harus terus dijaga dan memperkokoh reputasi yang tanpa batas, karena ini merupakan kewajiban kita bersama dalam bertanggungjawab,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Wali Kota juga mendapat kehormatan untuk membuka secara resmi Rapat Koordinasi Wilayah Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT Semester II Tahun 2020 dengan tema “Menjaga Akuntabilitas, Memperkokoh Reputasi Tanpa Batas,”.

Turut hadir dalam acara ini Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Thomas Didimus Dagang, S.Sos. M.Si dan para peserta rakor. Penyerahan penghargaan piagam WTP dilakukan bersamaan dengan pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT Semester II Tahun 2020, Jumat (27/11). (*/pkp/eh/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed