oleh

Ini Penyebab Anda Tak Kunjung Kaya Raya!

Jakarta, RNC – Apakah Anda memiliki keinginan untuk menjadi orang kaya? Sudah bekerja siang malam namun tidak kunjung mencapai target? Mungkin ada yang salah dari pengelolaan keuangan Anda!

CEO Finansialku.com, Melvin Mumpuni, CFP® menyampaikan ada tiga hal yang menghambat seseorang menjadi kaya raya. Apa saja tiga hal tersebut? Berikut penjabarannya:

Penghasilan Terlalu Kecil

Masalah yang pertama ini jadi hal yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia, di mana pemasukan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dan kewajiban hidup saja dan tidak tersisa untuk menabung atau investasi.
Untuk mengatasi masalah ini, yang bisa dilakukan adalah menambah pemasukan. Caranya, bisa menjadi konten kreator, berinvestasi, freelance, dan lain-lain.

Pengeluaran Terlalu Besar

Masalah kedua yang tidak bisa membuat kamu kaya raya adalah pengeluaran yang besar. Survei membuktikan bahwa sebanyak 49 persen milenial (usia 23-38 tahun) menyatakan media sosial memengaruhi mereka untuk membelanjakan uang untuk menikmati pengalaman. Ini berdasarkan survei bertajuk 2019 Modern Wealth yang dilakukan oleh Schwab.

Selain itu, sebanyak 48% milenial mengatakan mereka belanja berlebihan ketika membagikannya ke teman-temannya di media sosial, baik berupa makan di luar atau liburan bersama-sama.
Selain gaya hidup, ada pula orang-orang yang memaksakan membeli mobil sehingga pengeluaran bulanan bertambah, seperti parkir, biaya tol, perawatan mesin, perpanjang STNK, dan lain-lain.

Uang yang Pasif

Masalah yang ketiga yang menjadikan Anda tidak bisa kaya raya adalah uang yang Anda miliki tidak bekerja dan hanya mengendap sajadi rekening atau tabungan.

Di saat penghasilan kamu sudah meningkat, pengeluaran sudah normal, maka Anda perlu berinvestasi agar bisa mendapat manfaat dari uang yang dinvestasikan. Investasi bisa membantu mempercepat Anda mencapai tujuan keuangan.

Penulis: Regine Deanaendra

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *