oleh

Julie Laiskodat Sayangkan Masih Banyak Produk Makanan di NTT Diimpor dari Luar

Mbay, RNC – Anggota Komisi IV DPR RI, Fraksi Nasdem Dapil NTT 1 Julie Sutrisno Laiskodat menyayangkan masih banyak produk di Nusa Tenggara Timur diimpor dari luar. Padahal, 90% angkatan kerja di NTT adalah petani.

Hal tersebut disampaikan Julie Sutrisno Laiskodat dalam zoom meeting saat kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas petani/pelaku usaha hortikultura mendukung keberhasilan program pekarangan Pangan Lestari (P2L) Bersama Julie Sutrisno Laiskodat Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Nasdem Dapil NTT 1, bertempat di Aula Gedung Kapela Penginanga, Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Rabu (19/10/2022).

banner BI FAST

“Saya sebagai DPR melihat bahwa salah satu potensi Nusa Tenggara Timur itu adalah pertanian, karena hampir seluruh masyarakat kita di NTT itu 90% adalah petani. Dan saya juga tahu persis bahwa beberapa komoditi maupun produk-produk termasuk sayur-mayur termasuk buah-buahan itu kami tahu persis bahwa pada saat diuji di lab Kami punya produk bukan hanya sebagai salah satu potensi tetapi segala sesuatunya itu diuji terbaik dan diakui secara Nasional maupun tingkat Internasional,” kata Julie.

Ia menyayangkan masih banyak produk makanan yang diimpor dari luar NTT, seperti sayur-sayuran, ikan dan daging, baik di hotel-hotel maupun restoran.

Ia pun berharap Bimtek P2L tersebut bukan sekadar untuk gaya hidup atau menghabiskan hasil produksi tanpa pertimbangan yang matang. “Saya berharap bahwa Bimtek P2L ini bukan hanya sekedar bersifat konsumtif secara rumah tangga ke rumah tangga, tetapi kita bisa cari duit dari hasil sayur-sayur, buah-buahan maupun yang dibutuhkan untuk dijual ke restoran, ke supermarket, ke hotel-hotel untuk menunjang kita punya Program pariwisata. Supaya jika banyak pelaku kelompok-kelompok tani khususnya KWT di setiap kabupaten makin banyak, sehingga saya bisa mengajukan kepada Gubernur NTT untuk membuatkan aturan agar tidak boleh lagi ada produk-produk dari luar daerah. Yang boleh hanya dari Nusa Tenggara Timur saja,” ujarnya. (rnc)

Baca Juga:  Julie Laiskodat: Pers adalah Penyangga Utama Demokrasi Bermartabat

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *