oleh

Keluarga Koroh Tutup Lahan Stadion Merdeka, Semua Ruko Tidak Beroperasi

Kupang, RNC – Lahan Stadion Merdeka di Jalan A Yani, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, kembali dipagari dan diklaim sebagai milik keluarga Koroh. Lahan tersebut kini telah diawasi oleh YBH Anugerah Kupang.

Pantauan RakyatNTT.com, Sabtu (7/5/2022) siang, area depan stadion tempat berjejernya ruko milik PD Pasar Kota Kupang kini sudah ditutup dengan seng. Tak ada lagi aktivitas di ruko-ruko tersebut.

Dikonfirmasi via telepon, Advokad Keluarga Besar Koroh, Herry FF Battileo menyampaikan lahan tersebut adalah milik keluarga besar Koroh. “Yah memang Keluarga Koroh menganggap barang (lahan) itu miliknya to,” katanya.

Melalui sejumlah dokumen, lahan itu sudah menjadi milik Keluarga Koroh sejak 6 tahun lalu. Dijelaskan, sebelumnya Pemkot maupun Pemda Kabupaten Kupang tidak memiliki bukti bahwa lahan itu adalah aset daerah.

“Memang sudah enam tahun, tidak ada pihak lain yang mengkomplain dan menggugat, dan memang dengan dokumen memadai keluarga Koroh memagari itu,” jelasnya.

Terkait dengan aktivitas ekonomi masyarakat yang menyewa ruko-ruko tersebut, Herry mengatakan sudah ada komunikasi sejak 5 tahun lalu, namun para pengusaha lebih mendengar Pemerintah Kota Kupang. Dan hingga saat ini tak ada komplain dari para pengusaha yang menyewa ruko-ruko tersebut.

“Ternyata kan Badan Aset tidak mampu tunjukkan apapun dari aset daerah provinsi, kabupaten maupun kota,” imbuhnya lagi.

(rnc04)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Baca Juga:  Bahas Temuan BPK RI, Mayoritas Anggota Dewan Kota Kupang Malas Bersidang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *