oleh

Ketua Dekranasda Kota Kupang Bagi-bagi Bantuan untuk Penenun

Sabun Herbal Cyrus

Kupang, RNC – Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kota Kupang, Hilda Riwu Kore Manafe menyerahkan bantuan benang untuk tiga kelompok tenun ikat di Kelurahan Penkase Oeleta, Selasa (17/12/2019).

Penyerahan bantuan benang tersebut berlangsung di Kelompok Mawar yang berada di RT 05/RW 05, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Hilda Manafe dalam sambutannya mengatakan bahwa bantuan benang tersebut adalah salah satu bentuk perhatian pemerintah Kota Kupang pada masyarakat untuk terus menjalankan usaha. “Terima kasih bapak mama sekalian yang sudah hadir. Saya mengapresiasi kelompok tenun yang ada di Kelurahan Penkase Oeleta,” kata Hilda.

Salah satu bentuk apresiasi adalah dengan menyerahkan bantuan benang pada sejumlah kelompok tenun di Kelurahan Penkase.  Felipus Mau selaku Lurah Penkase Oeleta mengucapakan limpah terima kasih atas bantuan yang diserahkan oleh Ketua Dekranasda Kota Kupang. Menurutnya, bantuan benang tersebut sangat membantu masyarakat di Kelurahan Penkase Oeleta. “Ini adalah salah satu bentuk kepedulian ibu wali kota kepada masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta kelompok yang mendapat bantuan untuk bekerja sungguh-sungguh. Dengan demikian bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik. Lebih lanjut dirinya mengungkapkan bahwa bantuan tersebut merupakan program yang sangat baik dalam mendukung usaha masyarakat di kelurahan. “Di Kelurahan ini kami sudah dikasih rumah tenun ditambah lagi bantuan anakan pohon. Nanti anakannya kita tanam di dekat embung yang ada, supaya kita dukung gerakan Kupang Hijau,” katanya.

Hilda menjelaskan sebagai anak NTT asli sangat suka pada tenun ikat NTT. Oleh karena itu, ia mengatakan sebagai Ketua Dekranasda Kota Kupang, ia ingin menyerahkan bantuan benang pada beberapa kelompok tenun ikat yang ada di Kota Kupang.

“Semoga bantuan ini bisa membantu mama-mama penenun. Biar lebih semangat lagi karena saya ingin Kota Kupang menjadi Kota kreatif berbasis tenun ikat dan industri kreatif ini harus dikelola dengan baik yang berdampak pada peningkatan perekonomian keluarga,” kata Hilda. (rnc03)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed