oleh

Lanal Maumere Latih 25 Nelayan Gurita dari Ende dan Nagekeo

Maumere, RNC – Sebanyak 25 orang nelayan gurita dari Kabupaten Ende dan Nagekeo, yang merupakan binaan Yayasan Tananua Flores (YTF), mengikuti pelatihan penyelamatan di laut. Pelatihan bertempat di Balai Prajurit Markas Komando Pangkalan TNI AL (Mako Lanal) Maumere, Kabupaten Sikka, Senin (17/1/2022).

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama 3 hari ini merupakan gagasan dari YTF, yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat nelayan pencari gurita agar lebih memahami dinamika dan bahaya pekerjaan mereka di laut. Sehingga Lanal Maumere pun membantu dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, dengan menurunkan instruktur dan pelatih dari Perwira dan Prajurit Lanal Maumere, serta dibantu oleh instansi maritim lainnya.

Adapun beberapa materi yang diberikan kepada peserta dalam pelatihan itu diantaranya, Sea Survival (bertahan hidup di laut), pembuatan rumpon, pengenalan dan praktik alat-alat selam standar, menolong sesama bila terjadi musibah di laut, serta mampu memberikan informasi kepada petugas apabila terjadi tindak kejahatan di laut.

“Terima kasih kami ucapkan atas kepercayaan Yayasan Tananua Flores, yang telah menginisiasi pelatihan keselamatan di laut untuk kelompok nelayan gurita dari Kabupaten Ende dan Kabupaten Nagekeo. Saya melihat sendiri keseriusan peserta latihan dalam melaksanakan kegiatan ini, sehingga para instruktur pun termotivasi untuk memberikan pengetahuan dan pengalamannya,” ujar Komandan Lanal (Danlanal) Maumere, Kolonel Laut (P) Dwi Yoga Pariyadi, M.Tr Hanla., M.M., CTMP.

Sebagai bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih atas peran serta Lanal Maumere, yang telah membina dan memberikan pelatihan penyelamatan di laut bagi 25 nelayan gurita itu, Direktur YTF, Bernadus Sambut, kemudian menyerahkan plakat penghargaan kepada Danlanal Maumere, Selasa (18/1/2022).

Bernardus juga menyampaikan terima kasih kepada Lanal Maumere, yang telah melatih para nelayan gurita itu dan berharap bahwa kerja sama tersebut akan terus terjalin ke depannya nanti. Sebab baginya, pelatihan keselamatan di laut seperti ini, akan sangat berguna bagi kelompok nelayan pencari gurita. (rnc24)

Baca Juga:  WVI dan FKIP Undana Gelar Pelatihan Program BOKS untuk SLB Se-Kota Kupang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *