oleh

Memberi Bukan karena Berkelebihan, tapi Ajaran Leluhur

Kupang, RNC – “Bukan karena kami dari keluarga Felix Go dan Maria Gorety Salasa Go serta anak-anaknya berkelebihan, tapi dengan segala kekurangan yang kami miliki, kami masih bisa berbagi dengan sesama. Dari dulu, sejak masih kecil, orang tua kami sudah menanamkan nilai – nilai kebaikan untuk membantu kepada sesama,” ungkap Angela Margaritha Chrislayanto, SH, Koordinator Divisi Hukum Grahamandiri Manajemen Terpadu GMT Institute, ketika menyerahkan bantuan kepada Ketua Majelis Jemaat GMIT Ebenhaezer Matani, Pdt. Christian Amhekan, S.Th.

hari pancasila e1697702913302
Iklan

Bantuan serupa juga diberikan kepada Ketua Majelis Klasis Kupang Tengah, Pendeta Gustaf Amhekan, S.Th, bertempat di Gereja Ebenhaezer Matani, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Sabtu (30/9).

Bantuan itu guna mendukung pelayanan di bidang kerohanian. Angela mengatakan, GMT Institute dan Yayasan Felix Maria Go (YFMG) merupakan sebuah yayasan sosial yang didirikan keluarga Felix Go (alm) dan Maria Gorety Salasa Go (alm), tahun 2012 lalu. Kini, sepeninggal orang tua mereka, yayasan yang bergerak dalam bidang sosial, pendidikan, ekonomi dan kesehatan tersebut, dilanjutkan Fransiscus Go bersama saudara – saudaranya. “Tadinya orang tua kami bersaudara 15 orang. Namun pada tahun 2021 kemarin, ada tiga orang yang berpulang (meninggal). Sekarang tinggal 12 orang yang mengurus yayasan ini,” sebut Angela.

Dikatakan Angela, mereka berasal dari keluarga yang berkekurangan, dari nol. “Bisa dibayangkan, bagaimana susahnya opa dan oma kami membesarkan 15 orang anak, tapi mereka masih bisa berbagi. Nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan sejak dulu, sekarang masih tetap kami jalankan,” ujar alumni Fakultas Hukum Undana itu seraya menambahkan, GMT Institute dan YFMG memiliki komitmen yang kuat untuk membebaskan anak-anak NTT keluar dari belenggu kemiskinan dan kebodohan, dengan menghidupkan kembali semangat keluarga besar Go.

Angela mengungkapkan, seluruh bantuan yang diberikan merupakan donasi dari ke 15 anak-anak Felix Go dan Maria Gorety Salasa Go. “Kami sudah banyak melakukan kegiatan di bidang kesehatan melalui pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat di daerah pedesaan, seperti di Kefa, Soe dan Malaka,” sebutnya. (rnc)

Editor: Robert Kadang

Editor: Semy Rudyard H. Balukh

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *