oleh

Mesin Kapal Rusak, 7 Nelayan Rote Berhasil Diselamatkan di Perbatasan RI-Australia

Kupang, RNC – Sebuah kapal nelayan, KM Dioskuri mengalami mati mesin di perairan perbatasan Indonesia-Australia, Jumat (25/3/2022). Sebanyak 7 nelayan yang berasal dari Papela, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao berhasil selamat.

Tim SAR yang mendapatkan informasi langsung memberangkatkan tim pencarian menggunakan KN SAR Antareja 233. KM Dioskuri diketahui berangkat dari pelabuhan Papela pada Selasa (22/3/20220 lalu. Kapal ini menuju titik pencarian teripang di daerah sekitar perbatasan Indonesia-Australia.

Ketujuh ABK yang berada di kapal tersebut, yakni Wahyu Defretas, Bachtiar Domun, Udin, Jun, Rama Pello, Rian dan Kom Pello. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang Emi Fizer S.E., M.M yang bertindak sebagai SMC mengemukakan sebelum Tim SAR Gabungan diberangkatkan, Basarnas Command Center atau BCC yang berada di Kantor Pusat telah melakukan koordinasi serta komunikasi dengan pihak Australia terkait izin masuk KN SAR Antareja 233 ke perairan Australia.

Tepat pada pukul 17.00 Wita, Operator Komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang memperoleh informasi dari OSC (Kasi Operasi dan Siaga, Saidar Rahmanjaya S.H., M.A.P) yang bergabung dalam misi penyelamatan melaporkan bahwa kapal berhasil ditemukan pada koordinat 11°03’10,20″S-123°58’35,40″E,.

Selanjutnya, setelah berkoordinasi dengan pemilik kapal serta nahkoda, disepakati KM Dioskuri tetap berlayar bersama semua ABK yang telah dipastikan dalam kondisi baik dengan pengawalan KN SAR Antareja hingga memasuki perairan Papela, Kabupaten Rote Ndao dengan jarak tempuh 45,5 NM.

Pada Sabtu (26/3/2022), pukul 01.10 Wita, posisi KN SAR Antareja dan KMN Dioskuri berjarak kurang lebih 5 NM dari pelabuhan Papela. Karena kondisi perairan yang dangkal, KN SAR Antareja tidak dapat melakukan pengawalan. Selanjutnya, KMN Dioskuri melanjutkan perjalanan dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Papela, Kabupaten Rote Ndao pada pukul 04.00 Wita.

Pukul 03.42 KN SAR Antareja 233 Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang berhasil tiba dengan selamat di pelabuhan Navigasi Kupang, dan selanjutnya operasi SAR dinyatakan berakhir.

(*/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *