oleh

Pandemi Covid-19, PD Pasar Akui Pendapatan Pedagang Terganggu

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Akibat pandemi Covid-19, harga barang di pasaran fluktuatif. Dampaknya pengelolaan Perusahan Daerah Pasar pun terganggu di awal tahun 2021.

Diwawancarai RakyatNTT.com, Selasa (16/2/2021) lalu, Direktur Utama PD Pasar, Kardinad Kale Lena menyampaikan wabah Covid-19 yang melanda Kota Kupang membuat pendapatan para pedagang di pasar tradisional terganggu. Harga barang dagangan tidak menentu.

Iklan Dimonium Air

Tak hanya itu, dengan adanya penerapan protokol kesehatan Covid-19 terjadi penurunan omzet. Daya beli dari masyarakat saat ini pun menurun. Hal ini menyebabkan terganggunya pembayaran biaya sewa atau kontrak kios dari para pedagang.

“Memang bukan apa, tapi dengan dampak covid-19 memang semua ketahui bersama, ini persoalan dunia sehingga perekonomian pun terganggu,” ungkapnya.

BACA JUGA: Cegah Penyebaran Covid-19 di Pasar, PD Pasar Bagi-bagi APD untuk Pedagang

Menurutnya, risiko besar yang bakal dialami PD Pasar adalah terkendalanya perawatan berbagai lapak dan kios yang disewakan. Selain itu, pembiayaan upah para petugas di perusahaan juga bisa terkendala.

Oleh karena itu, salah satu upaya yang dilakukan walaupun hingga saat ini belum berjalan mulus adalah membangun kerja sama dengan para pedagang agar tetap menjalankan usahanya.

Ardi-sapaan karin mantan Anggota DPRD Provinsi NTT ini, mengatakan ada berbagai keluhan dari para pedagang karena kesulitan dalam membayar biaya sewa. Ini artinya target PD Pasar bisa saja tidak terpenuhi.

“Terdampak juga pada pendapatan kita untuk membiayai para pegawai, ada kios-kios dan lapak yang rusak namun kita memperbaiki, sambil menunggu ada bantuan dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah,” pungkasnya.

(rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed