oleh

Para Milenial Ikut Aksi Jeda Iklim untuk Kupang

Kupang, RNC – Sejumlah komunitas milenial di Kota Kupang menyemarakkan aksi Jeda Iklim untuk Kupang yang berlangsung Jumat (27/9/2019). Aksi long march ini mengambil titik start dari Jalan El Tari dan finish di lapangan upacara Kantor Wali Kota Kupang.

Dalam aksi tersebut, para remaja dan pemuda ini mengajak semua masyarakat untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan kehidupan di bumi. “Kalau kau cinta bumi, teriak Bumi!, kalau kau cinta iklim teriak iklim!,” demikian ajakan para muda-mudi.

Koordinator lapangan, Rey Medah mengatakan krisis iklim telah dirasakan oleh banyak Negara yang ada di dunia. Dalam konferensi PBB, hal tersebut diangkat sebagai isu utama yang harus menjadi perhatian semua orang. Oleh karena itu, semua masyarakat mesti tergerak menyelamatkan kehidupan di muka bumi ini.

Ia menambahkan, Kota Kupang sebagai salah satu kota di Indonesia juga harus mengambil bagian dalam menjaga ketahanan iklim. Oleh karena itu, lewat gerakan kaum milenial diharapkan bisa menyadarkan masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan.

“Sebenarnya ini gerakan yang dipelopori oleh orang muda di lebih 150 negara, termasuk di Indonesia. Dan Kupang menjadi salah satu kota yang dimana perlu adanya jeda untuk iklim. Kenapa kemudian momen ini muncul, sebenarnya kita mau menyuarakan bahwa kita memiliki suatu masalah yang serius yang sangat penting untuk diperhatikan dan menjadi gerakan bersama kita,” pungkas Rey.

Rey juga mengemukakan, Kota kupang tengah merasakan dampak krisis iklim seprti suhu panas yang semakin tinggi, serta ketersediaan air yang mulai menipis. Oleh karena itu, sebagai masyarakat mesti melakukan hal-hal penting seperti tanam air, tanam pohon dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Kita mau sampaikan kepada seluruh orang Kupang bahwa sebelum kota kita seperti kota-kota yang lain yang sudah mengalami krisis iklim terparah. Mari kita merawat bumi ini supaya jangan terlambat bahwa kita masih punya waktu untuk membangun bumi ini, dengan cara kita tanam pohon, kita tanam air, dan juga kita jaga kebersihan,” tandasnya.

Aksi peduli bumi ini dimotori oleh beberapa lembaga yakni Komunitas Peace Maker Kupang (KOMPAK), Komunitas Laki-Laki baru Kupang, WALHI NTT, dan PKBI, termasuk IKWAN, IPMAL, Theologi UKAW, Karang Taruna Baumata Timur, Karang Taruna Oeletsala, serta siswa SMAN 8 Kota Kupang, SMAN 6 Kota Kupang dan MTs Darul Al Baitul Qadim Airmata. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *