oleh

Pasien Suspect Covid-19 Asal Nagekeo Meninggal di RSUD Ende

Iklan Covid Walikota Kupang

Mbay, RNC – Seorang pasien berjenis kelamin perempuan, berinisial AL (65 tahun) asal Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo meninggal dunia di RSUD Ende, Senin (25/1/2021), sekira pukul 17.30 Wita.

Berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test antigen, AL dinyatakan positif rapid antigen. Camat Nangaroro, Gaspar Taka saat dikonfirmasi RakyatNTT.com menjelaskan pasien AL merupakan pensiunan guru di SMPN Nangaroro. AL meninggal dunia dan dinyatakan positif rapid test antigen.

Iklan Dimonium Air

“Iya, benar. Almarhumah meninggal dunia di Ende. Almarhumah dimakamkan di Ende sesuai dengan prokes,” katanya.

BACA JUGA: Data Covid-19 NTT 25 Januari: 8 Pasien Meninggal, 123 Positif, Mayoritas di Sabu

Gaspar menambahkan AL sebelumnya tidak dirawat di Puskesmas Nangaroro. Penyakit bawaan AL yakni diabetes melitus dengan komplikasi jantung dan hipertensi.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Nagekeo, Silvester Teda Sada menjelaskan dengan tambahan kasus ini maka kasus terkonfirmasi positif covid-19 Nagekeo hingga saat ini berjumlah 36 kasus. Dari total tersebut, 27 sembuh, 8 masih jalani masa isolasi, dan 1 meninggal dunia.

Selanjutnya, dari total 75 orang yang ditunggu hasil swab, yang baru keluar hasil 13 orang, yakni 9 terkonfirmasi positif, 4 lainnya negatif. Dengan demikian, Nagekeo masih tersisa 62 orang yang menunggu hasil swab.

Dijelaskan, berdasarkan data eskalasi kasus terkonfirmasi covid-19 hari ini, sudah jelas bahwa virus corona merupakan ancaman serius di depan mata dan Nagekeo kembali masuk zona merah.

BACA JUGA: Wali Kota Kupang Resmi Perpanjang PPKM hingga 9 Februari

Menurutnya, Tim Satgas terpaksa harus mengambil langkah-langkah serius termasuk kemungkinan menutup semua aktivitas yang berpotensi mengumpulkan banyak orang, termasuk aktivitas pasar. Satgas bidang penindakan akan mengambil tindakan lapangan secara cermat dan terukur manakala menjumpai warga yang masih bandel dan tidak taat protokol kesehatan covid-19.

“Kepada segenap warga, kami menegaskan untuk mulai memutuskan pilihan terbaik bagi diri sendiri. Hindari kerumunan. Kurangi mobilitas dan aktivitas yang tidak perlu termasuk pesta dan rekreasi,” kata Silvester. (rnc15)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed