oleh

Pemkab Kupang Siap Bangun Tempat Pemakaman Jenazah Covid-19 di Tilong

Iklan Covid Walikota Kupang

Oelamasi, RNC – Pemerintah Kabupaten Kupang sedang refokusing anggaran untuk penanganan wabah covid-19 tahun 2021 senilai lebih dari Rp50 miliar. Salah satu programnya adalah penyiapan lokasi pemakaman jenazah covid-19.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe saat dikonfirmasi RakyatNTT.com, Selasa (16/2/2021) malam. Jerry mengatakan nama tempat pemakaman ini diistilahkan dengan TPC atau Tempat Pemakaman Covid-19. Karena dikhusukan untuk jenazah terindikasi Corona.

Iklan Dimonium Air

BACA JUGA: Data Covid-19 NTT 16 Februari: 154 Pasien Sembuh, 74 Positif dan 3 Meninggal

“Kita malah lagi mempersiapkan untuk kita punya lahan. Saya bilang TPC bukan TPU. TPC Tempat Pemakaman Covid gitu ya,” jelas Jerry.

Menurutnya, Pemkab Kupang masih mencari lahan tepat untuk dijadikan TPC tersebut. Wilayah yang direncanakan adalah di Kecamatan Kupang Tengah. Alasannya Pemkab Kupang memiliki aset tanah yang cukup luas di wilayah tersebut.

“Rencananya di Tilong. Bukan dekat air (Bendungan Tilong). Tilong jangan diasumsi bahwa dekat itu Bendungan Tilong. Tidak. Di Tilong, tapi dia jauh. Di daerah Oelpuah atau Oelnasi sana,” ungkap Jerry.

Jerry mengatakan, rencana pemilihan area TPC berada di kecamatan tersebut, sebab memiliki akses yang cukup dekat dengan Rumah Sakit Rujukan pasien Covid-19 yang ada di ibu kota Provinsi NTT.

“Pokoknya di daerah Kupang Tengah supaya jangan terlalu jauh. Kita lagi cari karena kita punya lahan itu cukup besar. Kan kita punya di belakang GOR itu kita punya lahan besar 600 hektar,” jelasnya.

Ia mengakui, Kabupatan Kupang hingga saat ini belum mempunyai lahan pemakaman jenazah Covid-19. Untuk itu, Pemkab Kupang pada bulan ini segara mempersiapkan lahan tersebut agar bisa terealisasi pada Maret 2021. Diperkirakan luas lahan yang disiapkan 1 sampai 2 hektar.

BACA JUGA: Angka Covid-19 Terus Naik, Wabup Kupang Cek Kesiapan Petugas Kesehatan

“Harus ada (TPU, Red). Harus ada. Jangankan ini tahun, mungkin bulan depan harus ada atau mungkin dalam ini bulan (Februari),” terang Jerry.

Adanya TPC diharapkan pemakaman jenazah covid-19 tidak lagi dilakukan di lahan milik warga. Ia mengakui selama ini pasien yang meninggal asal Kabupaten Kupang dimakamkan dengan menggunakan lahan keluarga.

“Pemakaman covid-19 kan masih kasi ke keluarga masih di tanah keluarga, tapi kalau ini sudah ada, protokolnya wajib dia harus masuk ke TPC,” pungkas Jerry. (rnc20)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed