oleh

Pemkot Kupang Siap Rp 6 M untuk BPJS Gratis

Kupang, RNC – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akhirnya buka suara soal program bantuan jaminan kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang bersumber dari APBD Tahun 2023. Dipastikan, terdapat dana sebesar Rp 6 miliar di Dinas Kesehatan Kota yang bakal digunakan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Ditemui RakyatNTT.com di ruang kerjanya, Rabu (11/1/2023), Kepala Dinas Kesehatan Kota Kuoang, drg. Retnowaty mengatakan, dana Rp 6 miliar itu dikhususkan untuk dua hal bantuan jaminan kesehatan. Yakni, Rp 1.167.000.000 untuk biaya peserta mandiri, dan Rp 4.830.840.000 untuk jaminan kesehatan nasional. “Itu kurang lebih untuk membiayai 10.000 peserta yang tidak mempunyai BPJS,” ungkapnya.

Ia menambahkan, saat ini dari kepesertaan JKN di Kota Kupang telah mencapai lebih dari 80 persen. Hal ini bisa menjadikan Kota Kupang masuk dalam kategori UHC. Jika, tahun 2023 ini Pemkot Kupang berhasil merealisasi warga masuk sebagai peserta JKN, maka warga sudah 100 persen tercover jaminannya oleh BPJS. Retno menjelaskan, terkait pendataan dan pengajuan JKN, sampai saat ini masih berada di Dinas Sosial yang menggunakan DTKS. Koordinasi pun dilakukan antar dua OPD tersebut. Namun, untuk mengefisiensi APBD Kota Kupang, maka Pemkot Kupang mendorong data penerima ke Pusat Data Informasi Nasional.

Dikatakan Retno, jika data penerima bisa ditangani Pemerintah RI melalui JKN Pusat, maka anggaran yang disiapkan Pemkot Kupang bisa semakin efisien alias hemat. Namun, jika tidak terakomodir maka bisa menggunakan anggaran Rp 6 miliar tersebut. “Kenapa kita menunggu hasil Pusdatim terakhir, agar supaya tidak ada pendobelan data dan juga bisa mengefisiensi anggaran dari APBD,” pungkasnya. (rnc04)

Baca Juga:  DPRD Kota Kupang Temukan Puluhan Papan Reklame tanpa Izin, Piutang hingga Rp2 Miliar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *