oleh

Pj Bupati TTS: Tenaga PPPK Tidak Bisa Minta Pindah!

So’E, RNC – Sebanyak 910 tenaga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) formasi tahun 2023 menandatangani kontrak kerja dengan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) di Gedung Aula Mutis, Rabu (22/5/2024).

Tenaga PPPK itu terdiri dari 708 guru,141 orang tenaga kesehatan dan 56 orang tenaga teknis.

Penjabat Bupati TTS, Edison Sipa mengatakan pegawai dengan status PPPK tidak bisa mengajukan permohonan pindah karena sampai saat ini belum ada regulasinya. “Tenaga PPPK tidak bisa pindah. Jangan terima habis SK lalu minta mutasi sana sini. Saya tegaskan sekali lagi, yang namanya tenaga PPPK tidak bisa pindah,” tegas Edison.

Ia menambahkan dirinya banyak menerima keluhan terkait lokasi penempatan PPPK dengan berbagai alasan. Ada yang beralasan jauh dari tempat tinggal. Ada juga yang beralasan terpisah dari suami atau istrinya. “Saya tegaskan, lokasi penempatan itu ditentukan pemerintah pusat. Bukan kewenangan daerah,” kata Edison.

Ia juga meminta para tenaga PPPK untuk berkerja secara baik dan maksimal karena para tenaga PPPK akan dievaluasi per lima tahun. “Kalau kerjanya bagus kita perpanjang kontraknya. Tapi kalau kerja tidak betul, malas masuk kerja, kita tidak akan perpanjang kontrak kerjanya,” pungkas Edison.

Pantauan RakyatNTT.com, tampak hadir pada kesempatan itu, Asisten III Sekda TTS, Linda Fobia, Asisten 1 Sekda TTS, Denny Nubatonis, Kepala BKPSDM TTS, Dominggus Banunaek, Staf Ahli Bupati Apris Manafe, pihak BPJS Kesehatan, perwakilan Bank NTT dan Taspen serta PPPK formasi tahun 2023. (rnc26)

Baca Juga:  Didukung Tokoh-tokoh Masyarakat, Epi Tahun Optimis Menuju Periode Kedua

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *