oleh

Pj. Gubernur NTT Minta Alokasi Rumah Subsidi untuk NTT Ditingkatkan

Labuan Bajo, RNC – Pj Gubernur NTT, Ayodhia G. L. Kalake, SH, MDC menghadiri acara Gala Dinner Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Real Estate Indonesia (REI) yang diselenggarakan di Marina Waterfront Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (26/4/2024) malam.

Kegiatan perayaan puncak HUT Real Estate Indonesia (REI) yang dihadiri oleh 37 Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Provinsi seluruh Indonesia diselenggarakan di Labuan Bajo yang dimulai dari tanggal 25 sampai 28 April 2024 mengangkat tema “Propertinomic untuk Indonesia Maju.”

Berbagai kegiatan telah dilaksanakan dalam rangka perayaan HUT REI ke – 52 diantaranya penanaman pohon sebanyak 1.000 pohon di kawasan wisata Parapuar, penandatanganan MoU kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bakti Sosial, pemberian fasilitas air bersih untuk warga Desa Golo Mori, serta sumbangan pembangunan Masjid di Desa Golo Mori.

Dalam sambutannya, Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G. L. Kalake memberikan apresiasi kepada REI karena telah memilih Labuan Bajo sebagai tempat penyelenggaran Puncak Perayaan HUT ke-52 REI.

“Kegiatan ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah ini. Kami harap para peserta dapat berkeliling ke pulau-pulau dan jangan lupa berbelanja tenun ikan dan produk-produk UMKM dari NTT,” kata Pj. Gubernur Ayodhia.

Ia juga memberikan apresiasi kepada kalangan perbankan khususnya kepada PT Bank Tabungan Negara (BTN) yang telah membantu menyediakan perumahan dengan suku bunga yang rendah yang dapat membantu masyarakat NTT yang ingin memiliki hunian.

“Sebagai mitra, Bank BTN terus berupaya menyediakan perumahan dengan suku bunga yang terjangkau. Hal ini tentunya sangat membantu dan memudahkan masyarakat khususnya masyarakat NTT yang ingin membeli rumah dengan harga terjangkau,” jelas Ayodhia.

Baca Juga:  Data Kemenkes, Kasus DBD di NTT Masih Cukup Tinggi

Dalam kesempatan ini, Ayodhia juga meminta agar alokasi rumah subsidi untuk Provinsi NTT dapat ditingkatkan jumlahnya. “Kami juga ingin agar masyarakat NTT dapat dipermudah untuk mendapatkan Fasilitas Likuiditas Pembiyaan Perumahan (FLPP) sehingga semakin banyak masyarakat NTT yang berpenghasilan rendah dapat menikmati ini. Kami juga sedang melakukan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta membentuk Tim Gugus Tugas Reforma Agraria yang kiranya dapat membantu REI dan mitra kerja lainnya dalam upaya penyediaan perumahan bagi masyarakat NTT,” jelas Ayodhia.

Di akhir sambutannya, Ayodhia berharap agar dengan penyelenggaraan kegiatan ini, para pengusaha dan investor dapat melihat berbagai potensi yang luar biasa di NTT dan dapat berinvestasi guna meningkatkan pembangunan di NTT.

“Saya berharap para investor-investor dapat berinvestasi di NTT dengan melihat potensi yang luar biasa di berbagai sektor dengan tujuan untuk dapat memajukan pembangunan di NTT ini” tutup Ayodhia.

Sementara itu, Ketua umum (DPP) REI, Joko Suranto sambutannya menyampaikan kehadiran anggota REI di Labuan bajo harus memberikan dampak yang baik untuk masyarakat NTT khususnya Labuan Bajo

“Untuk perayaan HUT kali ini kami kedepankan platform REI 2023-2027 Patnership Kolaboratif atau partisisipasi kolaboratif. Secara angka yang datang, anggota REI adalah 784 orang. Kalau dihitung satu orang (bawa) minimal Rp15 juta, tentulah ada dampaknya, belum ditambah staf back up media dan undangan kami. Totalnya ada 1.000 orang. Dan ini adalah malam ketiga kami ada di Labuan Bajo. Kami juga lakukan penanaman pohon, Insya allah kami berikan manfaat bagi Labuan Bajo,”kata Joko.

Lebih lanjut, Joko mengungkapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyampaikan ada potensi 140 hektar di Parapuar. Dan ini sudah dibahas dalam forum anggota REI.

Baca Juga:  Megawati akan Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni di Ende

“Ini adalah peluang kerjasama dengam KemenParEkraf. Karena hanya kerja komunikasi, koordinasi, patnership dan kolaboratif, kita bisa buat peran terbaik bagi negeri ini,” pungkas Joko.

Selanjutnya Menteri PUPR dalam sambutan yang dibacakan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto menyampaikan REI telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengatasi kekurangan kebutuhan perumahan (backlog).

“Dalam penyediaan developer perumahan, kami berharap REI sebagai mitra kerja sama pemerintah terus meningkatkan dan mendukung kerja sama dengan pemerintah melalui program-program unggulan yang ada pada REI untuk membantu masyarakat dalam penyediaan perumahan baik itu subsidi juga non subsidi, dengan suku bunga yang rendah untuk mengembangkan pembangunan di Indonesia” jelasnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Dirut PT. BTN, Nixon Napitupulu, Anggota DPR RI dari NTT, Julie Sutrisno Laiskodat, Jajaran Pengurus Pusat DPP REI, serta para Ketua DPD REI Provinsi se-Indonesia. (*/hms/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *