oleh

Satgas RI-RDTL Gagalkan 55 Liter BBM di Perbatasan TTU-Oekusi

Iklan Demokrat

Kefamenanu, RNC – Satgas Pamtas Yonarmed 6/3 Kostrad Pos Napan Bawah yang dipimpin Sertu Handhika Wahyu berhasil menggagalkan percobaan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) jenis campuran minyak tanah, bensin dan solar, Kamis (15/4/2021). BBM tersebut berjumlah kurang lebih 55 liter yang ditampung di dalam jerigen.

Dalam rilis yang diterima RakyatNTT.com, Jumat (16/4/2021) dijelaskan BBM yang ditampung menggunakan 11 buah jerigen ukuran 5 liter, dengan rincian minyak tanah 3 jerigen, bensin 4 jerigen dan solar 4 jerigen.

Iklan Dimonium Air

“Diduga secara sengaja disembunyikan di tumpukan semak-semak pohon oleh orang yang tidak dikenal di sekitar perbatasan RI-RDTL,” kata Handhika.

Dijelaskannya, kronologis kejadian mulanya sekitar pukul 18.00 WITA 8 orang anggota satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed 6/3 Kostrad Pos Napan Bawah dipimpin Sertu Handhika Wahyu melaksanakan kegiatan patroli malam di jalan tikus sekitar Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara.

BACA JUGA: Satgas RI-RDTL Terima Granat Manggis Aktif Buatan Korea dari Warga TTU

Dalam pelaksanaan kegiatan patroli tersebut, salah seorang personil yakni Praka Sahrir Muin mendengar suara yang mencurigakan di antara semak-semak. Kemudian, Sertu Handhika Wahyu memerintahkan Praka Sahrir Muin dan Prada Robby untuk memeriksa ke arah suara tersebut dengan menggunakan senter secara teliti. Ketika lampu senter diarahkan ke arah dimana suara berasal terlihat seorang yang berlari meninggalkan lokasi kejadian. “Usaha pengejaran telah dilakukan oleh Praka Sahrir Muin dan Prada Robby namun akibat situasi medan yang gelap dan mengingat kondisi medan yang berbahaya akhirnya Praka Sahrir Muin dan Prada Robby kehilangan jejak pelaku dan memutuskan untuk kembali ke lokasi awal,” jelasnya.

Saat itu, pihaknya langsung mengamankan 11 buah jerigen ukuran 5 liter yang berisi BBM jenis campuran yang diduga akan diselundupkan ke RDTL. “Sementara itu pelaku telah melarikan diri melihat personel satgas yang berusaha mengejar pelaku,” kata Handhika.

Selanjutnya temuan tersebut dibawa dan diamankan sebagai barang bukti untuk dilaporkan kepada komandan Pos Napan Bawah Letda Arm Erzan Fathurahman untuk ditindaklanjuti. Sampai saat ini barang bukti masih disimpan dan diamankan di Pos Napan Bawah. (*/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed