oleh

Skenario Tahun Ajaran Baru: Sekolah di Zona Hijau Boleh Dibuka

Sabun Herbal Cyrus

Jakarta, RNC – Virus Corona masih mewabah, namun momen dimulainya tahun ajaran baru sudah mulai dibicarakan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) merencanakan skenario soal sekolah-sekolah yang boleh memulai tahun ajaran baru dengan kegiatan belajar-mengajar lewat tatap muka di gedung sekolah.

“Untuk daerah zona merah, oranye dan kuning, siswa tetap belajar dari rumah,” kata Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Hamid Muhammad, kepada detikcom, Rabu (3/6/2020).

Zona merah, oranye, dan kuning yang disebut Hamid merupakan zona berdasarkan tingkat keparahan penyebaran virus Corona. Hanya zona yang aman dari penyebaran COVID-19 saja yang boleh menggelar kegiatan belajar mengajar lewat tatap muka di sekolah.

“Hanya sekolah di daerah zona hijau yang boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka, dengan protokol kesehatan yang ketat,” kata Hamid.

Soal zonasi penularan wabah Corona ini, ada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 440-830 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-2019 bagi ASN di Lingkungan Kemendagri. Di situ diatur perihal zona aman/hijau, zona sedang/kuning, dan zona penularan tinggi/merah.

Soal tahun ajaran baru, situs Kemdikbud memuat pernyataan Hamid pada 28 Mei lalu bahwa tahun ajaran baru 2020 akan dimulai pada 13 Juli nanti. Namun Hamid kini belum memastikan lagi apakah tahun baru benar-benar akan dimulai pada 13 Juli. Yang jelas, soal kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka di sekolah memerlukan instruksi lebih lanjut.

“Tunggu pengumuman pemerintah kapan sekolah boleh dibuka untuk zona hijau,” kata Hamid. (dnu/gbr/dtc/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed