oleh

Suami Istri Bomber Gereja Makassar Dikubur Satu Liang, Ada Keanehan Makam

Iklan Covid Walikota Kupang

Makassar, RNC – Suasana pemakaman suami istri bomber Gereja Makassar dipenuhi isak tangis. Keluarga yang menangisi Lukman dan istrinya dimakamkan dalam kondisi mengenaskan.

Dilansir dari suara.com, prosesi pemakaman pun diwarnai dengan isak tangis histeris keluarga yang ditinggalkan. Tubuh mereka hancur karena melakukan aksi bom bunuh diri di Gereja Katolik Hati Yesus Yang Mahakudus atau Katedral Makassar.

Iklan Dimonium Air

Pemakaman dilakukan, Senin (29/3/2021) malam lalu. Pemakaman bomber gereja Makassar dilakukan saat hujan mengguyur deras.

Saat itu, kuburan liang lahat bomber Gereja Makassar tergenang air. Kuburan sulit digali karena air menggenang semata kali.

Pelaku bom Gereja Katolik Hati Yesus Yang Mahakudus atau Katedral Makassar itu dikubur dalam satu liang lahat.

Diketahui pasangan suami istri itu dimakamkan dalam satu liang yang sama, yakni tepat di sebelah makam ayahanda Lukman.

BACA JUGA: Gerak Cepat, Polisi Bekuk 23 Terduga Teroris terkait Bom Makassar

Mereka masih syok lantaran tak menyangka jikalau suami istri tersebut adalah pelaku bom bunuh diri dan bahkan terlibat jaringan teroris Jemaah Ansharut Daulah (JAD).

Petugas kepolisian tampak mengawal ketat prosesi pemakaman yang dilaksanakan pada Senin malam kemarin itu.

Hanya saja, pemakaman sepasang pelaku bom bunuh diri itu sempat diguyur hujan deras dalam durasi yang cukup lama, yaitu sekitar 30 menit.

Saat pemakaman pasutri bom bunuh diri tersebut, warga mengaku merasa aneh dan janggal. Pasalnya, kuburan yang sudah digali sampai tergenang air hujan dan kedalaman terlihat melebihi mata kaki.

“Kuburan tergenang air,” ucap seorang warga.

Kendati diguyur hujan yang deras, para petugas tetap menyelesaikan pemakaman pasutri bomber tersebut hingga selesai. (*/src/rnc)

Baca Juga:  Pemerintah Tetapkan KKB Papua sebagai Organisasi Teroris

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed