oleh

Sukses Turunkan Angka Stunting, Gubernur NTT Apresiasi Pemkab Ende

Ende, RNC – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Ende atas perannya dalam menurunkan angka stunting. Apresiasi tersebut diungkapkannya dalam Rapat Kerja Gubernur bersama Camat, Lurah dan Kepala Desa Se-Kabupaten Ende di Lapangan Bola Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende pada Senin (12/9/2022).

Pemerintah Kabupaten Ende berhasil menurunkan angka stunting yang awalnya 14,3% kini sudah turun menjadi satu digit. Gubernur mengatakan ini merupakan hal baik dan akan terus dilakukan bersama di kabupaten lain. Oleh karena itu, ia meminta semua elemen harus kerja fokus dalam pola desain penanganan yang benar dan tepat sasaran.

banner BI FAST

“Ini yang kita butuhkan untuk kerja kolaboratif kita. Dan saya minta untuk terus aktif dalam kerja nyata di lapangan. Bupati, Camat, Lurah dan Kepala Desa harus sering turun cek kondisi stunting dan kemiskinan yang ada. Sehingga bisa dapat data yang benar dan akurat untuk stunting dan kemiskinan agar nantinya dapat kita intervensi dengan baik,” jelas gubernur.

Lebih lanjut dalam rapat kerja tersebut, Gubernur juga meminta bupati, camat, lurah dan kepala desa untuk mengembangkan komoditi sorgum, jagung, dan kelor. Hal ini untuk menjalankan amanat Presiden yang menginginkan setiap kepala daerah untuk mengembangkan pangan lokal sebagai bentuk antisipasi terhadap krisis pangan dunia yang diprediksi oleh Bank Dunia dan IMF akan terjadi pada tahun 2023 dan 2024 mendatang.

Sementara itu, Wakil Bupati Ende Erikos Emanuel Rede turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi atas pembangunan ruas jalan di Kabupaten Ende.

“Terima kasih atas pembangunan ruas jalan Provinsi dengan Kepemimpinan Bapak Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi bersama janarannya untuk pembangunan jalan dalam 2 tahun terakhir ini terkait pembangunan ruas jalan di Ende saat ini sudah mencapai 89 % dan ini merupakan sejarah karena belum pernah ada pembangunan jalan seperti ini sebelumnya,” ujar Erik.

Baca Juga:  Tutup Porprov 2022, Gubernur NTT: Kampanyekan NTT Tuan Rumah PON Sampai Desa-desa

Menurutnya, alokasi anggaran jalan tahun 2021 dan 2022 dan seluruh ruas jalan provinsi sudah diintervensi APBD Provinsi NTT kurang lebih Rp60 miliar. Yang belum selesai adalah ruas jalan baru Maurole-Koro, Aeoras dan Nanganeo. Kemudian mulai dari Mausambi-Nira Nusa. Sementara Ranokole Selatan sampai ke ujung Detusoko sudah selesai. “Termasuk dari Maukaro Nabe yang biasanya butuh waktu sampai 3 jam sampai ke Ekotaru sekarang cuma butuh 45 menit. Ranakolo ke Nabe juga sudah dan Nuabosi ke Ende sudah hampir selesai,” katanya.

Dalam acara tersebut, Gubernur VBL juga melakukan penandatanganan prasasti 6 paket rehabilitasi ruas jalan di Kabupaten Ende dengan sumber dana pinjaman Provinsi NTT dari PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur) tahun anggaran 2021/2022.

(*/rnc)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed