oleh

Terima Sembako Selama 9 Bulan, Warga Semau Sampaikan Terima Kasih untuk Presiden

Oelamasi, RNC – Bantuan pemerintah untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) kali ini bertambah. Warga di Desa Utiuhana, Kecamatan Semau Selatan, Kabupaten Kupang, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi,  Jumat (1/5/2020).

Sarlin Lilong, salah satu warga penerima manfaat PKH menyampaikan limpah terima kasih kepada pemerintah pusat, dengan adanya penambahan jumlah bantuan yang diterima selama bulan April-Juni 2020.

“Dengan adanya penambahan bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 ini,” kata Sarlin.

Lebih lanjut Sarlin menyampaikan selama pandemi Covid-19 hanya bisa berdiam diri di rumah dan tentunya berpengaruh terhadap pendapatan sehingga bantuan ini sangat membantu.

“Selain uang PKH yang bertambah, bantuan sembako juga ikut bertambah selama sembilan bulan kedepannya,” ucap Sarlin.

Selain itu, Amandus Hote, selaku Pendamping PKH Desa Utiuhana menyatakan KPM PKH pada umumnya sangat bersyukur dan berterima kasih dengan adanya penambahan bantuan PKH 25 persen yang diterima selama 3 bulan dan kenaikan bantuan sembako 33 persen selama 9 bulan ke depan.

“Ini sebagai bukti keseriusan dan tanggung jawab pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Jokowi terhadap rakyatnya dalam upaya penanganan pandemi Covid-19,” kata Amandus.

Lebih lanjut ia menambahkan hal ini patut diapresiasi sebagai langkah konkret dan nyata yang dilakukan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Tentu sebagai pendamping, tugas saya mengawasi dan memastikan agar bantuan ini sampai ke tangan keluarga penerima manfaat,” ucap Armand sapaan akrab Amandus Hote.

Perlu diketahui penambahan bantuan sosial PKH 10 juta KPM untuk seluruh Indonesia dibayarkan per bulan mulai April-Juni, sehingga bantuan setahun naik 25 persen.

Kartu sembako dinaikkan dari 15,2 juta menjadi 20 juta penerima dengan manfaat naik dari Rp 150.000 menjadi Rp 200.000 selama 9 bulan atau naik 33 persen. (*/rnc)

Baca Juga:  BPOM Buka Suara soal Efek Samping Vaksin Covid AstraZeneca

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *