oleh

Tingkatkan PAD, Pemkab Kupang Terapkan Retribusi Galian C Non Tunai

Kupang, RNC – Pemerintah Kabupaten Kupang segera memberlakukan retribusi galian C non tunai (online) guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus untuk mencegah kebocoran.

Sesuai rencana Agustus 2020 ini portal retribusi galian C non tunai yang dibangun di Kelurahan Baubau Kecamatan Kupang Timur akan segera beroperasi.

BACA JUGA: Penerimaan PKB Kabupaten Kupang Masih di Bawah 50 Persen

“Di bawah kepemimpinan Bupati Kupang, Korinus Masneno dan Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe inilah untuk pertama kali retribusi galian c dilakukan secara non tunai. Dan jika Tuhan berkenan, bulan Agustus 2020 ini akan segera kita berlakukan,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang, Fahren Funay kepada wartawan, Rabu (15/7/2020).

Portal retribusi galian c non tunai jelas Fahren Funay, dibangun di kilometer 25 ruas jalan Timor Raya tepat di Kelurahan Baubau Kecamatan Kupang Timur. Pekerjaan pembangunannya sementara memasuki tahap finishing sehingga bulan depan sudah dapat difungsikan.

Menurut Fahren, pendapatan asli daerah masih didominasi dari sektor galian c yakni mencapai 40-50 persen dari total PAD Kabupaten Kupang. Karena itu, pendapatan dari galian c perlu dibenahi dengan melakukan pembayaran secara non tunai.

“Khusus untuk area Civic Center Oelamasi ini saja, retribusi galian c dala setahuan mencapai Rp 400 juta lebih. Belum dari lokasi-lokasi lain di luar Civic Center Oelamasi,” sambung Fahren.

Kabupaten Kupang jelas Fahren, adalah pemasok utama galian c untuk dua wilayah yakni Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Jika dikelola secara baik maka PAD Kabupaten Kupang dari sektor galian c bisa meningkat bahkan mampu mencegah kebocoran uang negara hingga 90 persen.

BACA JUGA: Akibat Covid-19, Pemkab Kupang Tak Bisa Bangun Infrastruktur Jalan

Untuk tahap awal lanjut Fahren, portai galian c non tunai ini dibangun di Jalan Timor Raya untuk mengcover zona wilayah timur Kabupaten Kupang mulai dari Kupang Timur, Fatuleu, Takari, Sulamu dan sekitarnya. Setelah itu, akan dibangun lagi dua portal galian c non tunai yakni di Jalan H.R Koroh untuk zona wilayah selatan meliputi Amarasi dan Nekamese dan portal non tunai zona wilayah Kupang Barat.

Untuk tahun 2020 jelas Fahren, PAD Kabupaten Kupang ditargetkan senilai Rp 21 miliar namun karena pendemi Covid-19 kemudian dilakukan rasionalisasi postur APBD Kabupaten Kupang termasuk PAD turun menjadi Rp 13 miliar. “Kita optimis target PAD Rp 13 miliar ini bisa tercapai,” ujarnya. (rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed