oleh

Valentine Day, Karyawan Bank NTT Bagi PMT

Kupang, RNC – Karyawan Bank NTT membuktikan makna hari kasih sayang sedunia (valentine day), dengan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi bayi usia dua tahun. Kegiatan ini serempak dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se NTT. Khusus di Kota Kupang, seperti disaksikan RakyatNTT.com di Puskesmas Oepoi, Selasa(14/2/2023), selain PMT, Bank NTT juga memberikan bantuan uang senilai Rp 45 juta beserta sembako.

“Kegiatan ini merupakan kepedulian dari seluruh karyawan dan jajaran manajemen, dengan memberikan sedikit perhatian kepada anak – anak Baduta yang kekurangan gizi,” ujar Direktur Dana dan Treasury Bank NTT, Yohanis Landu Praing. Ia mengungkapkan, kegiatan ini sudah dilaksanakan secara bekerlanjutan. Sebagai bentuk perhatian, bukan hanya perbankan tapi seluruh pihak. “Dengan kolaborasi, maka dapat membantu pemerintah untuk menurunkan angka stunting di NTT. Karena mereka adalah generasi penerus untuk NTT,” ungkap Yohanis.

Sementara Direktur Kepatuhan Bank NTT, Christofel Semuel Melianus Adoe mengatakan, pemberian PMT merupakan program keberlanjutan dari HUT Bank ke – 60. Uluran kasih ini pun ditujukan sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi NTT saat ini. Di mana, perlu adanya kolaborasi dalam penyelesaian persoalan stunting. “Ini merupakan masalah serius yang perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama dari Bank NTT,” imbuh Christofel.

Dia berharap, bantuan ini dapat didistribusikan kepada anak – anak yang membutuhkan, khususnya kepada para balita yang perlu mendapatkan perhatian atas pertumbuhan. “Dalam hal penanganan stunting, tidak saja pada tahapan kelahiran, namun dimulai dari kehamilan, sehingga pencegahan dapat dilakukan lebih awal,” tambah Chritofel.

Kepala Puskesmas Oepoi, drg. Elfride Ruth, menyampaikan apresiasi kepada Bank NTT atas kepedulian dalam mengintervensi PMT kepada anak – anak stunting. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat di wilayah kerja Puskesmas Oepoi,” ujarnya. Elfride menambahkan, jumlah anak stunting di wilayahnya belum didata, sebab bulan ini masih dilakukan operasi timbang. Namun demikian, kata Elfride, didata sebelumnya jumlah anak stunting di wilayah kerjanya sebanyak 689 orang.

Baca Juga:  Usulan Pergantian Pengurus Bank NTT Disetujui OJK

Dia mengungkapkan, perhatian atas tumbuh kembang anak – anak saat ini sudah mulai nampak. Menurutnya, pemerintah juga telah mensupport anggaran, selain sejumlah pihak yang ikut peduli memberi bantuan. “Kami menyambut baik apa yang sudah dilakukan Bank NTT, karena telah mengintervensi anak – anak stunting,” tambah Elfride seraya berharap, bantuan ini dapat dilakukan secara terus menerus, karena dukungan dari semua pihak dapat membantu menurunkan angka stunting di Kota Kupang. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *