oleh

Wali Kota Kupang Bicara Smart Living di Lippo Plaza

Kupang, RNC – Wali Kota Kupang Dr. Jefri Riwu Kore hadir langsung dalam acara Talkshow REI NTT.   Acara tersebut digagas untuk mewujudkan hunian yang nyaman dan cerdas (smart living) menuju gerakan Kupang SMART CITY.  Kegiatan tersebut dilangsungkan di Autrium Lippo Plaza Kupang, senin (12/8/19).
Wali Kota yang akrab disapa Jeriko ini tampil satu panggung bersama  Ketua DPD REI NTT, Bobby Thinunh Pitoby, Kadiv Perkreditan Mikro Kecil dan Konsumen, Sonny Pelokila  dan Provider Internet PT. Kupang Intermedia, Antonio Sarmento.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Kupang Dr. Jefri Riwu Kore berbicara bahwa smart city tidak terbatas pada pemasangan Wi-Fi di mana-mana,  namun dengan adanya teknologi internet pemerintah bisa memberikan pelayanan yang cepat dan tepat untuk kesejahteraan masyarakat.

“Pelayanan yang cepat dan tepat inilah yang menjadi sasaran pemerintah, mengapa pemerintah harus ikut terlibat dalam proses menjadikan kota ini smart city, ” ujarnya.

Smart city adalah salah satu program pemerintah pusat yang ditawarkan kepada pemerintah-pemerintah di daerah di seluruh proipinsi.  Untuk mendapatkan program tersebut, pemerintah mengikuti seleksi tentang kelayakan sebuah daerah menerima smart city.

Dalam event tersebut Pemerintah Kota Kupang diberi kesempatan memaparkan visi membangun kota.  Termasuk visi pemimpinnya dalam menata kota. “Kami di situ memaparkan visi pemimpin, visi membangun kota tentang bagaimana membantu masyarakatnya melalui program globalisasi internet, selain vissi, yang menjadi pertimbangan adalah mindset pemimpinnya untuk mensejahterakan rakyat di era global, pemerintah pusat melihat infrastrukturnya, apakah kita layak atau tidak, ” ujarnya.

Setelah meninjau semua hal tersebut, terutama kesiapan dinas teknisnya untuk menerima program ini, dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang, maka Pemerintah Kota Kupang dinyatakan layak menerapkan smart city, Kota Kupang keluar sebagai pemenang dari 25 kota peserta, maka penerapan smart city di Kota Kupang bukan mimpi semalam, namun melalui penilaian yang ketat.

Baca Juga:  Pj. Gubernur NTT, TOP PEMBINA CEO BUMD 2024

Oleh sebab itu, untuk mewujudkan visi tersebut pemerintah membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) di setiap dinas, kelurahan dan kecamatan. Tim ini akan menjawab setiap persoalan masyarakat yang dikeluhkan lewat aplikasi Qlue, sebuah aplikasi layanan publik di Kota Kupang.

Dalam penerapan smart city, pemerintah juga bekerja sama dengan berbagai pihak, yakni DPD REI NTT untuk menerapkan smart living, dengan Bank NTT untuk menerapkan smart economy, dan smart society.

Smart living artinya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di setiap kompleks perumahan, masyarakat bisa mengakses internet lalu memadukannya dengan program smart economy Bank NTT, yakni payment point. Oleh sebab itu smart city bisa berjalan jika ada responsibility dari masyarakat dan petugas teknis. (rnc02)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Sejumlah system yang berjalan Bissnis Global, orang NTT atau Rakyat NTT ketinggalan system internet, pak Ahok perlu seminar semua rakyat NTT….