oleh

Siswi SMP di Rote Dibawa Kabur lalu Diperkosa, Pelaku Belum Ditahan

Iklan Demokrat

Ba’a, RNC – Siswi salah satu SMP di Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, sebut saja Mawar (samaran) menjadi korban pemerkosaan pada Rabu (19/5/2021), sekira pukul 14.00 Wita.

Korban yang baru berusia 16 tahun ini baru ditemukan pada Kamis (19/5/2021), sekira pukul 05.00 Wita, sedang bersama seorang pemuda berinisial JF.

Iklan Dimonium Air

Korban pun sudah mengaku kepada orang tuanya bahwa ia diperkosa di hutan mangrove dekat tambatan perahu di Dusun Nunuoe, Desa Keoen, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao. Kasus ini sedang dilidik Unit Reskrim Polsek Pantai Baru.

Kepada RakyatNTT.com, Sabtu (22/5/2021), ayah korban, NJL mengatakan dirinya shock saat mendengar pengakuan anaknya. Ia lalu membuat laporan polisi dan telah menerima Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dengan Nomor: STPL/11/V/2021/Sek.Panbar, tertanggal 21 Mei 2021 yang ditandangani oleh Ps.Ka.SKPT 3 Polsek Pantai Baru, AIPDA A. H. Weeflaar, SH.

Menurut NJL, kejadian ini bermula pada Rabu (19/5/2021), sekira pukul 14.00 Wita. Kakak korban meminta korban mengantar pacul ke sawah. Setelah itu kakaknya menyuruhnya langsung pulang ke rumah. Namun ternyata setelah kakaknya pulang dari sawah sekira pukul 17.00 Wita, korban tidak berada di rumah. Saat ditanyakan kepada saudara korban yang lain, tidak ada yang mengetahuinya. Kakak korban lalu menyampaikan kepada ayah korban.

Menurut ayah korban, NJL, setelah mendengar korban hilang, ia bersama anak-anaknya yang lain langsung mencari korban, namun hingga pukul 18.00 Wita, korban belum ditemukan. Ia lalu menemui maneleo atas nama Arnoldus Eken untuk menginformasikan bahwa anaknya hilang selepas mengantar pacul ke sawah. Mereka pun sama-sama mencari korban malam itu sampai ke Dusun Keoen I. Pada Kamis (20/5/2021), sekira pukul 05.00 Wita, korban berhasil ditemukan bersama seorang pemuda berinisial JF di belakang rumah salah satu warga Dusun Keoen I.

Baca Juga:  Warga di Rote Hilang sejak 2013, Tulang dan Tengkoraknya Ditemukan

Menurutnya, korban dan pemuda tersebut kemudian dibawa ke rumahnya. Mereka lalu ditanyai dan korban pun mengaku bahwa ia telah disetubuhi oleh pemuda tersebut di hutan mangrove dekat tambatan perahu Oeo, Dusun Nunuoe, Desa Keoen.

Ayah korban mengaku shock mendengar pengakuan korban. Karena tak terima perlakukan pelaku, pada Jumat (21/5/2021), sekira pukul 14.30 wita, JNL mendatangi Mapolsek Pantai Baru untuk melapor.

Pantauan RakyatNTT.com, orang tua korban sudah menerima STPL dan kasus ini sedang ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Pantai Baru. Orang tua korban, saksi dan aparat desa juga sudah dimintai keterangan di ruang unit Reskrim Polsek Pantai Baru.

Kanit Reskrim Polsek Pantai Baru, Bripka Jefri Kapitan, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Sabtu (22/5/2021) mengatakan kasus persetubuhan anak di bawah umur ini masih dalam proses penyelidikan. Pemuda berinisial JF yang diduga menjadi pelaku belum ditahan. “Kita sudah tindak lanjuti laporan. Pelaku belum ditahan di sel Polsek, karena kita masih lidik,” ujar Kanit Unit Reskrim, Bripka Jefri. (rnc12)

  • 279
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed