oleh

Kemendikbud Gelar Pembinaan Pendidikan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Kupang

Kupang, RNC – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus menggelar kegiatan Pembinaan Pendidikan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara bagi Peserta Didik Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar (3T) dan Wilayah Perbatasan di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan ini dibuka oleh pejabat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT yakni Kepala Bidang PKLK, Yan Laka, di Aula Nusantara Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Rabu (23/11/2022).

banner BI FAST

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang merupakan perwakilan dari SMA/SMK seKota Kupang seperti SMAN 1 Kupang, SMAN 5 Kupang, SMAN 2 Kupang, SMAK Mercusuar Kupang, SMAK Giovani Kupang dan sejumlah sekolah lainnya dan akan berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 23 sampai dengan 26 November 2022.

Managing Director Yayasan Dampak Sosial Indonesia Yogie Armanda selaku mitra Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dipercayakan menyelenggarakan kegiatan ini, kepada media RakyatNTT.com usai kegiatan hari pertama, menjelaskan kegiatan ini merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dilaksanakan di berbagai Provinsi di Indonesia untuk membekali siswa-siswi SMA/SMK dengan berbagai pengetahuan seperti Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, social skill/keterampilan sosial leadership/kepemimpinan, agar menjadi bekal pengetahuan bagi para siswa sebagai calon pemimpin bangsa dan daerah.

Yogie Armanda menjelaskan kegiatan hari pertama diisi dengan materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara yang menghadirkan narasumber Maks Fioh yang membawakan materi dengan judul “Pemantapan Wawasan Kebangsaan Berdasarkan 4 Konsensus Dasar Bangsa Menuju Stabilitas Ketahanan Nasional”.
“Untuk materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, kami mengundang narasumber bung Maks Fioh sebagai alumni Lemhannas RI sekaligus alumni Forum Indonesia Muda yang tampil di hari pertama kegiatan ini,” kata Yogie.

Baca Juga:  Perubahan Dapil di Kota Kupang, Simak Perolehan Suara Caleg saat Pemilu 2019

Selanjutnya, hari berikutnya diisi oleh narasumber lain sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia pelaksana. Tujuan kegiatan ini yakni membentuk pemahaman wawasan kebangsaan dan bela negara serta karakter peserta didik agar memiliki semangat Nasionalisme dalam membangun bangsa dan negara melalui pendidikan dan lingkungan sosialnya. Pantauan media ini di sela-sela kegiatan, tampak para peserta menyimak dan mengikuti pemaparan materi hari pertama dengan antusias dan bersemangat. (*/rnc)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *