Kupang, RNC - Pemerintah Kota Kupang baru saja merilis data kemiskinan ekstrim dan pengangguran di tahun 2023. Terjadi penurunan pada angka kemiskinan ekstrim.
Dalam jumpa pers yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Senin (8/1/2026), Penjabat Wali Kota Kupang, Fahrensy P. Funay menyampaikan bahwa awalnya data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut terdapat 15.300 KK masuk kategori kemiskinan ekstrim.
Oleh karena itu, Pemkot pun menindaklanjutinya dengan melakukan validasi dan verifikasi data secara faktual karena akan menjadi basis bantuan bagi keluarga yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim.
Berdasarkan validasi dan verifikasi data secara faktual tersebut, terdata hanya 4.695 KK yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim. “Sampai 2023, dari 15 menjadi 12, dan terakhir itu kita 4.695 KK. Kemarin baru saya tanda tangan penetapan kemiskinan ekstrim,” ungkapnya.
Selain itu, untuk pengangguran di Kota Kupang, tercatat pada pahun 2023 sebanyak 9.154 orang. Fahren menegaskan bahwa Pemkot tidak tinggal diam. Tahun 2026 ini Pemkot melakukan intervensi dengan 11 langkah yang bisa membantu para pengangguran ini memiliki usaha sendiri juga mendapat berbagai pekerjaan.
“Kita sedang melakukan intervensi dan identifikasi para penganggur di wilayah Kota Kupang agar kemudian kita bisa melakukan berbagai kegiatan untuk mengurangi angka pengangguran,” pungkasnya. (rnc04)














Komentar