oleh

IKA UNHAS NTT di Mata Alumni dan Pengurus Pusat

Kupang, RNC – Kehadiran Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA UNHAS) di Nusa Tenggara Timur, ternyata mendapat respon positif dari para alumni dan Pengurus Pusat (PP) IKA UNHAS. Saat dimintai tanggapannya di ajang muswil, Sabtu (3/12/2022) pekan lalu, sejumlah senior maupun junior alumni UNHAS mengaku senang dan bangga dengan terbentuknya IKA UNHAS NTT. Setidaknya kata mereka, komunitas ini bisa menjadi ajang silaturahmi. Berikut ini petikan komentar para alumni UNHAS yang dirangkum RakyatNTT.com.

Adalah Ir. Fintje Lumembang, alumni Teknik Elektro 1988. Dia berharap, IKA UNHAS NTT dapat memberikan sumbangsih dan bersinergi dengan Pemerintah NTT. “Selamat atas terbentuknya IKA UNHAS NTT, dan terpilihnya Bapak Theo da Cunha sebagai ketua periode 2022 – 2026. Semoga IKA UNHAS NTT dapat bersinergi dengan Pemerintah NTT dalam pembangunan menuju masyarakat sejahtera,” ujar General Manager PLN UIW NTT itu.

banner BI FAST

Hal senada datang dari Dr. Nursalam, M.Si, dosen FISIP Undana. Menurutnya, IKA UNHAS NTT dapat bersinergi untuk mewujudkan NTT bangkit dan sejahtera sebagaimana visi Gubernur Viktor Bungtilu Laiskdat (VBL). “Kontribusi alumni UNHAS dalam pembangunan di NTT, sebenarnya sudah lama berlangsung. Namun, dengan Muswil I IKA UNHAS NTT ini,semakin menemukan momentumnya. Karena para alumni terwadahi dan mendapat respon dari Pemerintah Provinsi NTT,” kata Nursalam, alumni Prodi Administrasi Negara, FISIP UNHAS 1988 itu.

Sri Chatun, S.S, M.Si, juga menyampaikan hal yang sama. “Senang IKA UNHAS NTT bisa terbentuk. Semoga jadi wadah pemersatu bagi alumni. Selama ini kita tidak saling kenal, sehingga belum menimbulkan jiwa kebersamaan dan rasa memiliki di antara kami. Dengan IKA UNHAS ini, sekarang yang jauh jadi dekat, karena memiliki visi dan misi yang sama, yaitu berkolaborasi membangun NTT menjadi lebih baik dan lebih produktif, sesuai slogan Mars UNHAS “Ayam Jantan Lambang Perkasa”. Terima kasih untuk kita semua yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk eksistensi dan kemajuan NTT,” ujar dosen Fisip Undana itu.

Pernyataan serupa juga disampaikan Hijayas Uthan Mode, S.Sos, M.Si. Kabid Tata Lingkungan di DLHK Kota Kupang itu mengatakan, kehadiran IKA UNHAS di NTT akan menjadi moment strategis untuk memberi bukti tentang kemampuan yang dimiliki alumni UNHAS, dalam berkontribusi terhadap pembangunan di NTT. “Baik melalui jabatan atau bidang tugas yang dipercayakan oleh pemerintah, maupun kapasitas dalam menciptakan lapangan kerja dan membangun dunia usaha di NTT,” paparnya.

Sementara Usman Saleh, S.S, mengatakan, IKA UNHAS bagaikan Almamater Universitas Hasanuddin Makassar yang sesungguhnya. “Seolah – olah sedang ospek. Seolah – olah sedang kuliah, seolah – olah sedang orasi akan ketimpangan – ketimpangan sosial, sekalipun itu hanya dalam bingkai kenangan. IKA UNHAS NTT membangkitkan kenangan akan masa – masa dimana selalu ingin mencari jati diri yang sesungguhnya. IKA UNHAS NTT memberikan kerinduan yang mendalam akan almamater yang telah memberikan secercah kehidupan dan warna tersendiri, dalam kehidupanku setelahnya, ewako..!” koar alumni Arkelogi 1992 itu.

Apresiasi yang sama juga dilecutkan petinggi IKA UNHAS. Bagi Prof. Yusran Yusuf (Sekjen IKA UNHAS), dan Wakil Ketua Umum (Waketum) Bidang Organisasi dan Keanggotaan IKA UNHAS, Andi Irwan Patawari, kehadiran IKA UNHAS di NTT menghadirkan optimisme yang luar biasa. Bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, bersilaturahmi dengan sesama alumni, serta berkolaborasi dengan stakeholder lainnya dalam ikut mendorong pembangunan di wilayah NTT, merupakan harapan kita bersama. “Partisiasi aktif dari para alumni UNHAS yang ada di NTT, akan memberikan aura positif bagi masyarakat dan pemerintah NTT, tidak terkecuali almamater. “Sesuai slogan ‘Kolaborasi UNHAS untuk Negri’, maka kehadiran IKA UNHAS di NTT diharapkan memberikan warna dalam proses pembangunan di daerah ini. Ada banyak peran yang bisa dikolaborasikan dengan pemerintah daerah, terutama isu strategis terkait stunting yang masih tinggi. Selamat berkarya, IKA UNHAS, ewako..!” tandas Prof. Yusran.

Sedangkan Andi Irwan Patawari mengaku senang melihat kekompakan senior – junior dalam menyukseskan Muswil IKA UNHAS NTT. Dia menyakini, eksistensi IKA UNHAS NTT akan terus berlanjut melihat besarnya animo para alumni yang ingin membesarkan organisasi. “Jujur saya senang melihat antuisme para alumni UNHAS di NTT. Sepakat dan secara aklamasi menunjuk Pak Theo sebagai ketua IKA UNHAS NTT, merupakan indikator kuatnya komitmen para anggota menjaga marwah IKA UNHAS. Semoga harapan kami dari Pengurus Pusat IKA UNHAS bisa terjaga,” imbuh Patawari. (robert kadang)

Baca Juga:  Virus ASF Merebak di NTT, Distribusi Ternak dan Daging Babi Mesti Ditutup Sementara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *