oleh

IKA UNHAS NTT Resmi Terbentuk, Ketum AAS Diminta Lantik

Kupang, RNC – Kepanitiaan Musyawarah Wilayah (Muswil) I Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA – UNHAS) Provinsi NTT, resmi dibubarkan, Senin (23/1/2023). Pembubaran panitia Muswil tersebut dilaksanakan di Kampung Daun, Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Lokasi perkebunan itu milik salah satu anggota IKA – UNHAS NTT, Dr. Ir. Zainal Arifin, MP. Ada 34 alumni yang menghadiri acara pembubaran panitia itu. Selaku Ketua IKA – UNHAS NTT, Drs. Theo da Cunha, M.Si menyampaikan terima kasih kepada semua panitia atas kerjasamanya, sehingga muswil pemilihan/pembentukan pengurus IKA – UNHAS NTT, berhasil digelar.

Kepada RakyatNTT.com, Theo menjelaskan, sebelum pertemuan dimulai, dirinya membacakan susunan pengurus IKA – UNHAS NTT periode 2022 – 2026. “Susunan pengurus IKA – UNHAS NTT itu sudah sah, karena ditandai dengan diterbitkannya SK IKA – UNHAS NTT oleh Ketua Umum PP IKA – UNHAS, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman (AAS). Dalam rapat perdana, dibahas rencana rapat kerja penyusunan program kerja periode 2022 – 2026. Juga rencana pelantikan pengurus. Saya selaku ketua, akan meminta Ketua Umum PP IKA – UNHAS yang melantik. Selain itu, kita juga akan menghadirkan Rektor Unhas,” tandas Theo seraya menambahkan, pelantikan akan dilaksanakan setelah program kerja selesai disusun. “Rencananya pada akhir Februari 2023,” tambahnya.

banner BI FAST

Program kerja pengurus, lanjut Theo, akan fokus pada enam bidang, dan 12 devisi sesuai yang ada dalam SK pengurus. “Di samping itu, ada juga isu – isu yang lagi ramai, seperti stunting dan lainnya,” kata Theo. Pada akhir pertemuan, alumni Fakultas MIPA itu berpesan kepada setiap pengurus, agar tetap menjaga kekompakkan dalam bingkai kekerabatan, demi menjaga nama baik almamater Unhas. “IKA UNHAS NTT harus bisa menjadi tempat pengembangan integritas pribadi maupun kelompok, agar tercatat dalam sejarah sebagai entitas yang memberikan energi positif bagi pembangunan di Nusa Tenggara Timur. Organisasi ini mesti lebih akomodatif dan responsif terhadap perubahan ke arah kemajuan, dan menjadi saluran aspirasi dalam merespons perubahan, serta mampu menjadi salah satu mitra pemerintah dalam pembangunan di daerah ini,” pesan Theo da Cunda. (robert kadang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *