oleh

Vaksin Tahap 2, Masyarakat Diminta Bantu Daftarkan Lansia

Kupang, RNC - Sasaran utama dalam pelaksanaan vaksinasi tahap 2 adalah warga lanjut usia (lansia). Mengingat mekanisme pendaftarannya secara online, maka masyarakat diharapkan untuk membantu lansia sehingga bisa terdaftar sebagai penerima vaksin.

Demikian disampaikan Ketua Tim Pengerak PKK Kelurahan Fatubesi, Ni Made Dian Marlina melalui vidoe infomasi vaksinasi Covid-19 yang diterima RakyatNTT.com, Sabtu (6/3/2026) malam.

Dian Marlina berharap, masyarakat sama-sama menyukseskan program vaksinasi yang diselenggarakan pemerintah untuk meningkatkan imun tubuh sekaligus mencegah Covid-19.

Ia menjelaskan, dalam pelakasanaan vaksinasi, tentunya penerima tidak langsung mendapatkan suntikan. Namun akan menjalani pemeriksaan atau skrining terlebih dahulu. Selanjutnya ada berbagai pertanyaan tambahan untuk memastikan kondisi calon penerima apakah layak atau tidak untuk divaksin.

“Tentunya harus sudah mendaftar (sebagai penerima vaksin). Jadi kita minta kepada basodara, kaka adik semua dapat membantu mendaftarkan jika punya opa, oma yang masuk kateria lansia dengan usia 60 ke atas,” ujar Dian Marlina yang juga vaksinator di Puskesmas Sikumana.

Terkait ada banyak pertanyaan soal efek samping, menurutnya efek samping berarti bagi yang sudah divaksin, termasuk dirinya yang sudah mendapat vaksin dua dosis, tidak ada. Hanya akan terasa pegal dan nyeri pada area yang disuntik seperti efek suntikan pada umumnya. Untuk itu, ia berharap masyarakat terlebih lansia tidak takut divaksin.

“Ada orang mengatakan setelah divaksin langsung pingsan atau tiba-tiba darah naik. Sebagain besar dipengaruhi rasa pada takut jarum atau dipengaruhi informasi hoax sehingga menimbulkan rasa takut yang membayangi pikiran. Padahal manfaat vaksin jauh lebih berarti daripada rasa takut yang tidak beralasan,” ungkapnya.

Pada bagian akhir, ia kembali mengajak masyarakat untuk menyukseskan program pemerintah dalam rangka menyehatkan kembali bumi dangan vaksin.

“Vaksin Covid-19 jangan buat kita lengah. Prokes harus tetap dijalankan melalui 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas. Itu kontribusi penting dalam mendukung upaya pemerintah saat ini,” tutupnya. (rnc05)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *