oleh

Pemkot Luncurkan Gerakan “Ayo Kitong WTP 2020”, Ini Tujuannya

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Pemerintah Kota Kupang melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka pencanangan Gerakan “Ayo Kitong WTP 2020” yang berlangsung di Aula Garuda, Kantor Wali Kota, Jumat (28/02/2020) pagi.

Rakor tersebut dihadiri oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson Riwu Kore, Wakil Wali Kota dr. Hermanus Man, bersama Tim Auditor BPKP NTT, serta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah dalam lingkup Pemkot.

Iklan Dimonium Air

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jefri menyampaikan pencanangan gerakan ini sebagai target khusus Pemkot dalam pengelolaan anggaran dan aset di Kota Kupang. Dan pada tahun 2020 ini dapat meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualaian (WTP).

“Karena apa bapak/ibu sekalian tahun 2020 ini adalah tahun ketiga kita dalam penataan kinerja kita memang pada tahun kedua kita mengelola keuangan kita secara baik. Kegiatan ini juga sangat strategis buat kita guna memastikan kita bekerja sungguh-sungguh untuk mencapai WTP tahun 2020 ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan setiap dinas harus bertanggung jawab dalam pelaksanaan setiap pelaporan, di mana harus ada pengecekan kembali data yang valid dari awalnya, secara akuntabel dan terinci. Hal tersebut bertujuan agar dapat menuntaskan persoalan laporan keungan dan aset yang belum terselesaikan sampai saat ini.

“Masalah aset saja sampai sekaransg itu memang susah sekali. Nah itu kalau kita tidak serius akan susah. Saya berpikir laporan kita yang dulu-dulu itu ndak valid itu. Kalau begitu banyak aset yang rusak, yang tidak ada, dan tidak dicatat, karena saya tau persis aset kita itu nggak benar, kemudian investasi permanen juga bermasalah,” pungkasnya.

Ia melanjutkan walaupun pelaksanaan pengeloaan untuk mencapai laporan kinerja berstatus WTP itu sulit, namun sudah harus dilakukan. Dan pencanangan tersebut harus dijadikan sebagai semangat dan harapan baru dalam mewujudkan pengeloaan yang terkontrol, transparan dan tepat guna.

Baca Juga:  Wali Kota Jeriko Serahkan Bantuan Pangan untuk 6.421 KK, Lansia dan Penyandang Disabilitas

Sementara itu, Wakil Wali Kota dr. Hermanus Man meminta para pejabat OPD yang pernah terlibat dalam permasalahan laporan di tahun 2017 dan 2018, perlu untuk membuat perjanjian kinerja.

“Isi substansinya adalah itu berkaitan dengan temuan-temuan dari BPK. Sejauh mana saudara kerjakan. Jadi tidak ada lagi seperti yang Pak Wali sampaikan bahwa tidak ada janji-janji. Sesuai subtansinya dari tim yang akan dibentuk dari BPK dan Inspektorat, jelas isinya terutama pada temuan 2017, 2018,” kata Herman.

Pada kesempatan itu, dilakukan pemasangan pin Ayo Kitong WTP 2020, kepada seluruh pimpinan instansi pemerintah Kota Kupang. Pemasangan pin ini dimaksudkan sebagai bukti ikrar kinerja dari Pemkot yang bermaksud mewujudkan pemerintahan yang transparan. (*/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed