Ba’a, RNC - Lima atlet Kontingen Pencak Silat Kabupaten Rote Ndao yang dilepas Bupati Paulina Haning - Bullu, Jumat (19/8/2026) untuk mewakili Provinsi NTT di ajang Indonesia Paku Bumi Open Internasional Championship 2022, berhasil menyabet tiga media emas dan lima medali perak. Prestasi ini sekaligus menorehkan gelar Tim Terbaik ke - 2, dari 125 tim yang berlangsung di Gelangang Olahraga Jatinagor, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, 25 - 26 Agustus 2022.
Demikian disampaikan Simson Nullek, pelatih sekaligus official kontingen Rote Ndao, kepada RakyatNTT.com, Jumat (26/8/2026). Menurut Simson, lima atlet pencak silat yang dibawanya, merupakan pelajar SD, SMP, dan SMK. “Ini prestasi yang membanggakan bagi anak - anak, sekolah masing - masing, Kabupaten Rote Ndao, maupun Provinsi NTT. Kami sudah bayar lunas janji kami ke mama bupati, bahwa kami pulang membawa medali emas,” kata Simson.
Dia merincikan, tiga medali emas dipersembahkan Titania Zacharias, pelajar SDK St. Kristoforus Ba’a. Dia berhasil menjadi Juara I Kategori Tanding Putri SD Kelas G. Emas kedua diraih Surya Nullek, siswa SMP Negeri 2 Lobalain. Dia menjadi Juara I Kategoti Tanding Putra SMP Kelas P. Medali emas ketiga diraih Yalen Fanggi, siswa SMK Negeri 1 Lobalain. Dia menjadi Juara I Kategori Tanding Putri SMA/SMK Kelas C.
Sementara lima medali perak, kata Simson, dua diantaranya diperoleh Titania Zacharias dan Ansga Bria, pada kategori Jurus Tunggal. Kemudian Ansga Bria dalam di Kategori Tanding Putra SD Kelas F, Gerika Pelokilla siswi SMP Negeri 2 Rote Tengah, pada Kategori Tanding Putri SMP Kelas F, dan Yalen Fanggi dalam Jurus Tunggal.
Simson mengisahkan, dia sempat dipusingkan karena ketiadaan dana untuk memberangkatkan kelima atlet tersebut. Dia pun lalu meminta bantuan kepala SDK St. Kristoforus Ba’a, SMP Negeri 2 Lobalain, SMP Negeri 2 Rote Tengah, dan SMK Negeri 1 Lobalain. “Para kepala sekolah dan orang tua masing - masing akhirnya mendukung anak - anak, dengan menyiapkan tiket dari Rote - Kupang - Jakarta PP, ditambah uang makan dan uang saku seadanya. Saat menghadap untuk pelepasan tim, akhirnya mama bupati bersedia menanggung semua biaya, sehingga ini menjadi motivasi bagi para atlet muda untuk tunjukkan prestasi,” kata Simson.
Dengan hasil yang membanggakan ini, kata Simson, sebagai pelatih dan pencari bakat olahraga Pencak Silat, dia berharap agar pemerintah daerah dan masyarakat Rote Ndao terus memberikan dukungan dan pembinaan bagi para atlet pencak silat maupun atlet cabang olahraga lainnya, mulai dari usia dini. (*/rnc12)









