oleh

Ekonomi Digital akan Naikkan PAD

Kupang, RNC – Kepala OJK Perwakilan NTT, Robert HP Sianipar mendorong Kota Kupang mencontohi beberapa kota yang sudah lebih dulu menerapkan smart city. Hal ini disampaikan dalam coffee morning bertajuk “Duduk Baomong Kupang Smart City” di pelataran Bank NTT, Jumat (02/08/2019).

Dengan smart city, kata Robert, bisa menggandeng pihak perbankan dalam pelayanan kemasyarakatan. Misalnya DKI Jakarta yang sudah meluncurkan kartu JakOne. “Satu kartu itu seluruh data, baik itu ASN, sudah tercantum di dalam. Kartu itu bisa bayar pajak, bisa belanja di UMKM, bisa bayar sarana transportasi, bisa digunakan untuk bayar PBB,” kata Robert.

Di hadapan Wali Kota Kupang dan pimpinan perangkat daerah se-Kota Kupang, ia mengamini bahwa yang disampaikan oleh direksi Bank NTT tentang konsep ekonomi berbasis digital bisa meningkatkan PAD bagi Kota Kupang. Manfaat lainnya bisa mengurangi hal-hal yang melangggar ketentuan dalam pembayaran serta banyak aspek keuntungan lainnya. “Sudah banyak kota yang menggandeng jasa perbankan untuk menerapkan hal ini. Di Semarang, Bekasi, Bali, sudah e-retribusi untuk pengelolaan parkir, pajak restoran, pasar dan itu bisa meningkatkan PAD,” katanya.

Jika semuanya terwujud, maka kata smart itu benar-benar memberikan inovasi pelayanan, baik produk maupun jasa yang lebih murah, lebih aman dan lebih cepat. Hal itulah yang harusnya dipegang oleh perbankan ketika meluncurkan sebuah produk baik jasa maupun produk lainnya untuk mendukung Kupang Smart City.

Menurutnya, Bank NTT sebagai mitra harus wujudkan harapan wali kota yakni bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi rakyat Kota Kupang. (rnc02)

Baca Juga:  Partai Demokrat Belum Tentukan Calon Wali Kota Kupang, jadi Rebutan 4 Paslon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *