oleh

Biaya Internet di NTT Mahal, Jeriko akan Minta Menkominfo Terapkan Satu Harga

Jakarta, RNC – Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore mengatakan akan meminta Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny Plate menerapkan satu harga untuk biaya internet. Dengan demikian, masyarakat NTT dan Kota Kupang bisa berkomunikasi dengan murah dan efisien.

Selama ini, kata Jeriko-sapaan karib Wali Kota Kupang, masyarakat melakukan komunikasi dengan biaya yang mahal. Oleh karena itu, perlu diterapkan sistem satu harga. Tidak hanya di NTT, tapi di wilayah timur Indonesia.

Hal ini dalam rangka program smart city lebih efektif dan efisien dijalankan. “Sebagai satu-satunya daerah di NTT yang menjadi bagian dari Gerakan Menuju 100 Smart City, Kota Kupang siap dengan komitmen untuk smart city. Tujuan utama kami tetap pada kesejahteraan warga,” kata Jeriko saat hadir dalam kegiatan evaluasi smart city yang berlangsung di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Jeriko mengatakan dirinya akan meminta Menkominfo yang juga sallah satu putra terbaik NTT, Johnny Plate untuk bisa menerapkan satu harga dengan daerah lainnya di Indonesia. Sebab, selama ini, biaya komunikasi di NTT masih sangat mahal. “Karena NTT dan daerah timur lainnya mendapat harga yang tinggi. Mewakili suara hati masyarakat Kota Kupang, NTT dan masyarakat timur Indonesia saya ingin menyampaikan usulan konkret kami kepada Menkominfo yang juga adalah putra daerah NTT untuk menjadikan biaya komunikasi menjadi satu harga,” kata mantan anggota Komisi X DPR RI ini. (rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. B su batareak ini persoalan dari dulu
    Pak Walikota trllu lama lha..

    Masyarakat pung doi tabuang banyak di TELKOMSEL n Provider lain, dan itu doi dong snd taputar di Kupang.

    Secara Ekonomi tuw sonde sehat kalo snd ada fresh money yg taputar di ini kota.

  2. Sya sebagai org NTT sangat setuju..biarkalah kami merasakan murahnya sedikit data internet…….
    Kami sdh tertinggal..tapi semuannya msih tetap serba mahal

News Feed