Jakarta, RNC - Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) yang tediri dari Partai Gerindra dan PKB disebut-sebut akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Power, Ikhwan Arif, menilai jika koalisi besar tersebut terbentuk, maka dapat menjegal Ganjar Pranowo maju di Pilpres 2026.

banner BI FAST

Hal itu bisa terjadi setelah Airlangga dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menggelar pertemuan dan disinyalir membentuk koalisi besar. Dikatakan Ikhwan, dua koalisi mengalami tarik-menarik dalam penentuan paket Capres-Cawapres.

“Kuatnya daya tarik-menarik figur capres dan cawapres, tidak menutup kemungkinan adanya sinyal kocok ulang paket komplit capres dan cawapres,” ujarnya, Senin (13/2/2026) seperti dilansir dari Okezone.com.

“Apalagi setelah pertemuan politik partai Golkar dan partai PKB Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar yang berkemungkinan besar membentuk koalisi besar,” sambung Ikhwan.

Dengan bergabungnya KIB dengan KIR juga akan mempersulit posisi Ganjar yang diduga bakal diusung oleh KIB jika gagal dideklarasikan oleh PDIP.

“Kesempatan Ganjar semakin sempit, sebelumnya ada relawan Ganjar yang membubarkan diri, jika KIR bergabung ke KIB, Ganjar tidak hanya bersaing dengan para Ketua Umum anggota KIB, meskipun PAN dan PPP mengusung Ganjar untuk mendapatkan tiket bakal capres, tetapi akan sulit bagi Ganjar, ketika ada Prabowo yang berambisi maju di Pilpres 2026,” bebernya.

Pilihan satu-satunya kata dia, Ganjar bisa maju sebagai bakal capres melalui PDIP. Namun hingga hari ini, PDIP belum juga memutuskan siapa yang akan diusung, ditambah lagi KIB dan KIR juga tarik menarik perihal capres dan cawapres.

“Disamping kepentingan masing-masing koalisi perlu diakomodir, kepentingan dari masing-masing partai juga bakal mempersulit langkah Ganjar dalam merebut tiket capres,” kata Ikhwan.

Baca Juga:  Tak Ada Kepastian Ganjar Maju Pilpres 2026, Relawan GP Mania Bubar

Namun jika memang KIB dan KIR memiliki kesepakatan yang sama, dia memprediksi koalisi besar ini bakal berhadapan dengan Koalisi Perubahan dan PDIP yang mampu mengusung paket capres dan cawapres sendirian. (*/okz/rnc)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *