Jakarta, RNC - Bakal calon presiden NasDem Anies Baswedan mengungkap tidak pernah ada perjanjian dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto tidak akan menjadi calon presiden setelah Pilpres 2019.

Pada tahun 2018, Prabowo pernah mengajak Anies untuk menjadi calon wakil presidennya pada Pilpres 2029. Namun, Anies menolak karena berkomitmen untuk menyelesaikan kepemimpinan sebagai gubernur DKI Jakarta sampai tahun 2022.

banner BI FAST

“Pak Prabowo, terima kasih atas undangannya ini sebuah kehormatan, tetapi saya punya komitmen untuk menyelesaikan di Jakarta selama 5 tahun,” ujar Anies menirukan pernyataan kepada Prabowo dalam YouTube Merry Riana, dikutip dari merdeka.com Sabtu (11/2).

Anies menolak karena sudah berjanji kepada warga Jakarta dan memiliki kontrak politik dengan jaringan rakyat miskin kota, warga kampung akuarium dan masyarakat kaki lima.

“Apa yang harus saya sampaikan kepada mereka kalau setelah 1 tahun saya pergi? Kemudian, nanti mereka tidak lagi percaya kepada proses demokrasi. Karena yang bertandatangan untuk mengikuti pemilu, begitu saja meninggalkan. Nah saya enggak mau kerjakan itu, itulah yang kemudian saya laksanakan,” ujar Anies.

Kepada Prabowo, Anies mengaku tidak pernah berjanji tidak akan mengikuti Pilpres. Ia tidak pernah menyebut tidak ikut Pilpres sampai tahun tertentu. Semata pada 2018 tidak ingin ikut Pilpres lantaran masih menjadi gubernur DKI Jakarta.

“Memang ketika ngobrol itu enggak nyebut tahun. Misalnya, saya berjanji (enggak ikut pilpres sampai kapanpun), enggak. Saya berjanji menyelesaikan (jabatan gubernur DKI) 5 tahun,” ujar Anies.

“Tidak ada menyebut 5 tahun sampai 2022, kemudian tidak akan ikut 1,2 hehehe. Ya kira-kira enggak gitu lah,” pungkasnya. (*/mdk/rnc)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Baca Juga:  Jika KIB dan KIR Gabung, Ganjar Berpotensi Gagal Nyapres

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *