oleh

Korban Bongkar Paksa Rumah di Lasiana Segera Polisikan Frits Bessie

Sabun Herbal Cyrus

Kupang, RNC – Menanggapi aksi bongkar paksa rumah oleh puluhan pemuda di Kelurahan Lasiana, seperti diberitakan media ini sebelumnya, pemilik rumah Nico Pello (bukan Elthon Tedy Giri, Red) melalui kuasa hukumnya, Petrus Ufi kepada RakyatNTT.com, mengaku kecewa. Ia pun segera mengambil langkah hukum terkait aksi bongkar paksa rumah kliennya tersebut.

Menurut dia, aksi bongkar paksa rumah kliennya itu menyalahi aturan hukum. Pasalnya, kewenangan bongkar-membongkar dan menggusur rumah menjadi urusan aparat hukum, bukan urusan masyarakat sipil.

Secara faktual, jelas dia, kliennya sudah menguasai fisik lahan tersebut sejak tahun 1985 dan memiliki bukti kepemilikan yang sah.

“Ini bukan masalah sudah lima kali kami disomasi tetapi ini harus diselesaikan secara perdata. Aksi itu jadi perbuatan berlanjut yang sudah kami adukan di Polres Kupang Kota, tapi belum mendapat tanggapan serius. Nanti sebentar kami kembali minta klarifikasi pihak kepolisian,” bebernya.

Selain itu, pihaknya juga akan mengadukan kasus pencurian meteran listrik oleh Frits Tedy Bessie selaku pihak yang paling bertanggungjawab atas aksi bongkar paksa kemarin. (rnc08)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed