oleh

Warga Tanjung Boleng, Manggarai Barat, Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

Sabun Herbal Cyrus

Labuan Bajo, RNC – Setelah sekian lama mengandalkan pelita dan lampu yang bersumber dari tenaga genset sebagai solusi penerangan, masyarakat Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat Provinsi NTT akhirnya dapat menikmati listrik dari PLN. Suasana baru ini dirasakan masyarakat Tanjung Boleng sejak awal Mei lalu.

Paul, salah satu warga Tanjung Boleng mengatakan, masyarakat sudah lama menantikan kehadiran listrik dari PLN. Selama ini (sebelum ada listrik, Red), kata dia, masyarakat menggunakan genset dan pelita untuk solusi penerangan. Namun, biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) yakni bensin dan minyak tanah tidaklah sedikit. Itu belum termasuk biaya perawatan genset.

“Selama ini pengeluaran masyarakat dalam sebulan untuk beli BBM minimal 50 ribu rupiah. Belum lagi biaya perawatan bila mesin (genset, Red) ada masalah,” katanya.

Sejak meteran listrik PLN dipasang, Paul mengaku, biaya untuk pembelian token atau pulsa listrik tidak sampai Rp 50 ribu. “Kami isi pulsa listrik 50 ribu rupiah. Tapi sudah sebulan lebih, pulsa belum juga habis. Padahal penggunaan listrik di malam hari cukup banyak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Boleng, Hamzah mengucapkan limpah terima kasih kepada PLN. Menurut dia, masuknya listrik ke Desa Tanjung Boleng tentunya mengakhiri penantian dan menjawab kerinduan warga Desa Tanjung selama ini.
“Kehadiran listrik PLN tentunya akan mendorong pertumbuhan ekonomi warga Desa Tanjung Boleng,” kata Hamzah saat hadir dalam peresmian dan penyalaan perdana jaringan listrik di Desa Tanjung Boleng pada awal Mei lalu.

Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Labuan Bajo, I Gede Ambara Natha mengatakan, selama pandemi covid-19 ini, PLN tetap berkomitmen membangun infrastrukur kelistrikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dia berharap, listrik PLN yang sudah masuk ke Desa Tanjung Boleng bisa dinikmati seluruh warga untuk mendukung seluruh kegiatan ekonomi. “Saat ini 64 KK di Tanjung Boleng sudah menikmati lisrtrik. Semoga kehadiran listrik PLN dapat meningkatkan kesejahteraan warga di sana,” ungkap Gede Ambara. (rnc09)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed