oleh

Ternyata Ini Alasan Merokok Dapat Membatalkan Puasa

MENJALANKAN ibadah puasa ramadhan tak hanya sekedar menahan rasa haus dan lapar saja, melainkan juga harus menahan hawa nafsu, seperti menjaga pandangan, tidak berkata dusta, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, masih banyak masyarakat yang mempertanyakan apakah merokok membatalkan puasa? Sebagaimana yang sudah diketahui, bahwa merokok merupakan salah satu kebiasaan yang dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan tubuh.

Umumnya, hal-hal yang dapat membatalkan puasa itu adalah sesuatu yang bersifat cairan dan benda padat seperti makanan dan minuman.

Namun, bagaimana dengan hukum merokok saat puasa? Nah, untuk mengetahui seputar hukum merokok saat berpuasa, yuk kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

1. Termasuk Dalam Kategori ‘Ain

Dalam bahasa Arab, kegiatan merokok disebut dengan istilah “syurb dukhan” yang artinya minum atau menghisap asap.
Itu artinya, kegiatan merokok bukan termasuk menghirup asap melainkan menghisap sehingga dapat membatalkan puasa. Di sisi lain, merokok juga bisa termasuk kedalam kategori ‘ain yakni sesuatu yang masuk ke dalam tubuh melalui lubang terbuka yang dilakukan dengan sengaja.

Sebagian ulama berpendapat, bahwa ‘ain bisa berupa makanan, minuman, atau obat-obatan. Jadi, segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh dapat membatalkan puasa seseorang, entah itu efeknya baik maupun membahayakan tubuh.

2. Rokok Mempunyai Rasa

Pada dasarnya, rokok termasuk kedalam jenis asap tembakau yang mempunyai rasa tertentu ketika dihisap.
Sehingga asap rokok sangat berbeda dengan uap maupun jenis asal lainnya, seperti asap pada masakan, polusi, dan kemenyan yang tidak membatalkan puasa.

Disamping itu, asap rokok juga bisa memicu masalah bau mulut serta menimbulkan sensasi nikmat dan ketenangan bagi yang menghisapnya.

3. Efeknya Seperti Minum Air

Baca Juga:  Data Kemenkes, Kasus DBD di NTT Masih Cukup Tinggi

Seperti yang sudah disebutkan pada poin diatas tadi, bahwa merokok disebut dengan istilah syur yang artinya sama seperti minum.

Mengingat akan hal itu, maka wajar saja jika menghisap asap rokok dapat membatalkan puasa seseorang.
Syekh Sulaiman al-‘Ujali menyebutkan dalam kitabnya berjudul Hasiyyatul Jamal yang artinya:

“Dan termasuk dari ‘ain (hal yang membatalkan puasa) adalah asap tetapi mesti dipilah. Jika asap atau uap itu adalah yang terkenal diisap sekarang ini (maksudnya tembakau) maka puasanya batal. Tapi jika asap/uap lain seperti asap/uap masakan, maka tidak membatalkan puasa”. Ini adalah pendapat yang mu’tamad (dirujuk ulama karena kuat argumentasinya).

4. Dampak Buruk Merokok

• Memicu Penyakit kanker

Dampak terburuk dari kebiasaan merokok, yakni dapat meningkatkan risiko penyakit kanker. Hal itu bukan tanpa alasan, karena didalam satu batang rokok terdapat lebih dari 7.000 zat kimia lho!

Bahkan, 250 zat diantaranya sangat berbahaya yang bisa menimbulkan penyakit kanker paru-paru, kanker mulut, tenggorokan, pankreas, kandung kemih, dan lain sebagainya.

• Merusak Organ Jantung dan Pembuluh Darah

Selain memicu penyakir kanker, kebiasaan merokok juga dapat merusak organ jantung dan pembuluh darah.
Pasalnya, zat kimia pada rokok akan menyebabkan penumpukan plak dalam pembuluh darah sehingga terjadi penyempitan yang akhirnya menimbulkan masalah jantung, stroke, hingga penyakit arteri perifer.

Tak hanya perokok aktif, bahkan perokok pasif juga bisa merasakan dampak buruk dari paparan asapnya.

• Menimbulkan Efek Candu

Sebagai perokok, tentunya mereka sudah tahu bahwa rokok memiliki kandungan nikotin. Nah, zat nikotin ini merupakan zat adiktif yang bisa memberikan efek candu ketika menghisap rokok.

Itu sebabnya, mengapa para perokok sangat sulit sekali untuk berhenti. Bahkan, mereka merasa seperti tidak bergairah ketika tidak merokok sehari saja. (*)

Baca Juga:  Data Kemenkes, Kasus DBD di NTT Masih Cukup Tinggi

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *