oleh

2 Pasien Covid-19 Diisolasi di Rumah karena Punya Anak Bawah Umur

Sabun Herbal Cyrus

Kupang, RNC – Pasangan suami istri di Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang yang positif Covid-19 tetap dirawat di rumah. Alasannya mereka mempunyai anak-anak yang mesti dirawat.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Kota Kupang, Ernest Ludji saat ditemui RakyatNTT.com di ruang kerjanya, Rabu (10/06/2020). Ia menjelaskan penanganan ini tetap berdasarkan pedoman pencegahan pengendalian Covid-19, revisi ke-14 pada 20 Maret 2020 yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Di mana dalam penanganan kasus terkonfirmasi Covid-19 harus melalui empat klasifikasi yakni, tanpa gejala, kasus konfirmasi yang dengan gejala ringan, gejala sedang dan gejala berat.

BACA JUGA: Kabar Baik, Hari ini Tak Ada Pasien Positif, 2 Pasien di Sikka Sembuh

Khusus untuk pasangan suami-istri itu, masuk dalam klasifikasi pasien dengan kriteria orang tanpa gejala (OTG). Penanganannya telah sesuai dengan standar yang ditetapkan. “Karena pasien ini adalah pasien tanpa gejala, maka diisolasi di rumah,” kata Ernest.

Ia mengatakan, ada pun pertimbangan sehingga mereka diisolasi di rumah yakni karena memiliki anak-anak di bawah umur. Ketiga anak mereka juga telah diambil sampel swabnya pada 9 Juni kemarin.

“Kami sementara menanti hasil swab dari laboratorium dari ketiga anak ini, maka pasien ini belum bisa kami evakuasi ke rumah sakit. Sekali lagi itu pertimbangan karena anak-anaknya akan kesulitan,” jelasnya.

Ernest juga meminta seluruh masyarakat khususnya yang berada di sekitar pemukiman pasien tersebut agar tidak perlu panik. Tetap menjaga keharmonisan dan kekompakan. Tak perlu mem-bully namun memberikan dukungan agar kedua pasien bersama keluarganya bisa menjalankan penanganan dengan baik.

“Kami pastikan penanganan terhadap pasien terkonfirmasi covid-19 di Kota Kupang dilaksanakan sebaik mungkin sesuai SOP yang sudah dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan,” pungkasnya. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed