Konas XV Kaum Bapak PGI di Kupang, Resmi Dibuka

Kota Kupangdibaca 550 kali

Kupang, RNC - Konas XV Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persatuan Gereja - gereja se Indonesia (FKPKB PGI), resmi dibuka. Para tamu undangan berharap, agar Kaum Bapak se nusantara dapat berkolaborasi dan mewujudkan kerja nyata dalam mendukung pembangunan di Indonesia. Seperti disaksikan RakyatNTT.com, Kamis (20/10/2026) siang di Gedung GMIT Center, kegiatan Konas XV dihadiri perwakilan Kaum Bapak/Pria dari 95 Sinode yang bernaung di bawah PGI.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan itu, Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat (VBL) memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan gerejawi secara nasional di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dikatakan Viktor, Konas kali ini akan membicarakan sejumlah isu nasional. Karena itu, perlu menghadirkan kolaborasi dari gereja - gereja yang bernaung di bawwah PGI, sehingga dapat melahirkan gagasan dan gerakan baru bagi Kaum Bapak, sehingga terlibat dalam penyelesaian masalah bangsa.

Gubernur VBL tak lupa berpesan, agar hasil Konas nantinya memberikan dampak positif bagi penanganan stunting di NTT, serta bisa mendukung peningkatan ekonomi keluarga. “Kita harus berpikir dengan tepat dan cepat, kalau itu kita mau maju. Saya berharap, tamu yang hadir di sini bisa memberikan pikiran - pikiran yang positif. Saya mau, setelah Konas ini, stunting bisa turun,” imbuhnya.

VBL menambahkan, dengan hadirnya Ketua Umum PGI, Olly Dondokambey, menjadi motivasi agar ke depan kolaborasi Kaum Bapak/Pria dari sejumlah gereja, bisa memberikan sumbangsih bagi NKRI. “Saya harap Pak Dondokambey sebagai ketua umum pusat yang sudah hadir, bisa bersama kita dalam semangat gotong royong. Dari Konas ini, kami harapkan agar NKRI tetap baik,” kata Viktor.

Sekedar tahu, hadir dalam pembuka Konas XV tersebut, Ketua Umum PGI, Olly Dondokambey, Direktur Utama BNI46, Royke Tumilaar, Pj, Walikota Kupang, George Hadjoh, Bupati Malaka, Simon Nahak, serta ratusan peserta perwakilan Kaum Bapak/Pria dari 95 Sinode. (rnc04)

Baca Juga:  Pemprov NTT Sambut Baik Pembuatan Film Dokumenter Kampanye Anti Kekerasan terhadap Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *