oleh

Luncurkan 5 Bus Rapid Transit, Wali Kota Kupang Instruksikan Dishub Buka Rute Baru

Kupang, RNC – Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore (Jeriko) hari ini, Senin (31/8) meluncurkan pengoperasian bus rapid transit (BRT) yang akan melayani sejumlah rute baru di wilayah Kota Kupang. Bersamaan dengan peluncuran BRT yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Kupang, Wali Kota juga meresmikan Koperasi Jasa Trans Kota Kupang.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, jajaran Forkompinda, Wakil Ketua I DPRD Kota Kupang, Padron Paulus, para anggota DPRD Kota Kupang serta perwakilan dari Jasa Raharja dan Organda Kota Kupang. Hadir pula para Asisten Sekda Kota Kupang, pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang, para camat dan lurah.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengatakan, BRT ini merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan RI sejak 2018 lalu. Karena beberapa kendala teknis, BRT baru bisa dioperasikan saat ini. Dia berharap kehadiran BRT bisa menjawab kebutuhan transportasi umum warga Kota Kupang. Terutama para pelajar dan mahasiswa yang selama ini kesulitan mengakses transportasi umum ke sekolah maupun kampus mereka.

Mantan Anggota Komisi X DPR RI ini mengaku hingga saat ini masih banyak jalur di Kota Kupang yang belum dijangkau layanan transportasi umum. Misalnya di wilayah Naioni dan Belo. Untuk itu, Wali Kota sudah memberi instruksi kepada Kadis Perhubungan dan jajarannya untuk segera membuka rute baru, bekerja sama dengan pihak swasta. “Ini merupakan salah satu bagian dari program lima tahun yang sudah dirancang bersama Wakil Wali Kota sejak awal masa kepemimpinan kami. Rencananya untuk layanan transportasi di rute-rute baru tersebut akan diberikan subsidi silang bekerja sama dengan pihak swasta pelaku usaha transportasi,” ujar Jeriko.

Wali Kota mendesak Dishub Kota Kupang untuk segera menindaklanjuti instruksi tersebut dengan melakukan analisa bersama Organda Kota Kupang, sehingga nantinya tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Hasil analisa itu, kata Jeriko, nantinya akan diserahkan ke DPRD untuk dikaji. “Mudah-mudahan pembukaan jalur ini bisa segera terlaksana,” tambahnya.

Sementara Kepala Dishub Kota Kupang, Bernadinus Mere mengatakan, operator utama bus rapid transit harus menggunakan instrumen koperasi. Karena itu, Dishub telah membentuk Koperasi Jasa Trans Kota Kupang dengan badan hukum yang beranggota 54 orang, yang terdiri dari para pegawai Dinas Perhubungan Kota Kupang.

Bernadinus berharap koperasi ini menjadi model koperasi yang dapat melaksanakan dua misi yakni misi pelayanan angkutan dan kesejahteraan anggota sesuai ketentuan perundang-undangan tentang koperasi.

Menurutnya, BRT yang baru diluncurkan tersebut akan melayani rute di lima koridor utama. Koridor 1 akan melalui jalur Kampus Undana, Jl. Piet A. Tallo, Jl. Frans Seda, Jl. W. J. Lalamentik, Jl. Cak Doko, Jl. Tompelo, Jl. Urip Sumoharjo Jl. A. Yani, Jl. Timor Raya dan Kampus Undana. Koridor 2 melalui Kampus Undana, Jl. Timor Raya, Jl. A. Yani, Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Tompelo, Jl. Cak Doko, Jl. W. J. Lalamentik, Jl. Frans Seda, Jl. Piet A. Tallo dan Kampus Undana. Koridor 3 melalui Kampus Undana, Jl. Adi Sucipto, Jl. Piet A. Tallo, Jl. Perintis Kemerdekaan 2 (Bundaran Patung Tirosa), Jl. W. J. Lalamentik, Jl. Amabi, Jl. Jenderal Soeharto, Jl. El Tari, Jl. Frans Seda, Jl. Mesakh Amalo, Jl. Timor Raya. Sementara Koridor 4 melalui rute Kampus Undana, Jl. Adi Sucipto, Jl. Timor Raya, Jl. Mesakh Amalo, Jl. Frans Seda, Jl. El Tari, Jl. Jenderal Soeharto, Jl. Amabi, Jl. Frans Seda, Jl. Mesakh Amalo dan Jl. Timor Raya. Rute di Koridor 5 akan melalui Kampus Undana, Jl. Piet A. Talo, Jl. Frans Seda, Jl. El Tari, Jl. Jend. Soeharto, Jl. H. R Koroh, Jalur 40 (Petuk) dan Jl. Adi Suipto.

Mantan Camat Oebobo itu menyebutkan, waktu operasi BRT yakni pukul 08.00 sampai 16.00 WITA. Sedangkan tempat perhentian bus-bus tersebut adalah pada halte-halte yang sudah disiapkan dan juga beberapa tempat yang akan dijadikan shelter atau cikal bakal shelter. Sementara mengenai biaya, Dishub selaku pembina angkutan umum akan melakukan subsidi operasional bus sehingga bisa terjangkau oleh masyarakat.

Usai melaunching bus rapid transit, Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Kupang, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Kupang beserta sejumlah pejabat berkesempatan mencoba menumpang bus baru tersebut dengan menempuh jalur dari Kantor Dinas Perhubungan Kota Kupang, Jl. Frans Seda, Jl. Piet A. Tallo, Jl. Adi Sucipto, Kampus Undana, Jl. Timor Raya, Jl. Mesakh Amalo, Jl. S. K. Lerik kembali ke Kantor Dinas Perhubungan Kota Kupang.

Di penghujung acara launching, sebagai wujud syukur atas beroperasinya BRT tersebut, seluruh undangan mengikuti ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Mell Atok, S.Th. (*/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed